Surabaya (beritajatim.com) – Pergi ke luar angkasa belakangan ini bukan hanya rumor atau terjadi dalam film saja. Bahkan perusahaan terkemuka yang digawangi Elon Musk telah berencana untuk berpindah ke planet Mars.
Para ilmuwan jenius memang telah melakukan banyak eksperimen yang bisa membawa manusia ke luar angkasa. Beberapa bekal peralatan pun telah dibuat demi menunjang keinginan ini. Dilansir dari uscahmber.com Berikut ini teknologi canggih buatan ilmuwan yang bisa membantu pergi ke luar angkasa.
Space Elevators
Space elevators atau bisa disebut sebagai Lift ruang angkasa ini dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Rusia bernama Konstantin Tsiolkovsky. Komponen utamanya ada 4 yaitu tether, anchor, counterweight, dan climber. Lift ini bisa berjalan dengan kecepatan ribuan km/jam guna mengangkut satelit atau kru ke luar angkasa.
Komponen pertama yaitu tether, kabel carbon nanotube yang dapat menyambungkan bumi ke luar angkasa. Counterweight adalah bagian paling atas penahan tether, bisa berupa stasiun luar angkasa atau asteroid.
Adapun climber akan bergerak layaknya lift; naik turun menggunakan kabel dengan gaya gravitasi dan sentripetal. Sementara itu anchor adalah menara setinggi 50 km di Bumi dibangun sepanjang garis khatulistiwa untuk menancapkan tether.
Skyhook
Skyhook adalah versi lebih kecil dari space elevator yang prinsipnya mirip ketapel. Pesawat yang datang akan memanfaatkan energi putaran dari skyhook. Nantinya pesawat akan tertambat ke skyhook lalu pergi dengan kecepatan lebih tinggi karena dibantu dari segi momentum.
Komponen dari skyhook terdiri dari, pertama tether yaitu pengait sepanjang ratusan km dan digunakan sebagai ‘tangga’ bagi kendaraan luar angkasa untuk mencapai ketinggian dan kecepatan yang dibutuhkan. Kedua, kabel adalah serat khusus yang bisa tahan jika ada tekanan-tekanan yang akan dialami skyhook.
Seperti tabrakan dengan puing atau meteorit. Dan terakhir counterweight pemberat berputar yang jadi poros untuk menangkap pesawat yang hendak keluar bumi.
Warp Drive
Wrap Drive tidak hanya ada dalam film Star Trek saja? Teori Alcubierre drive berkaa jika sesuatu yang melesat dengannya ini bisa 10 kali lebih cepat dari cahaya. Caranya dengan memanipulasi ruang dan waktu. NASA pun telah membuat konsep pesawatnya yang diberi nama IXS Enterprise.
Energi negatif digunakan untuk memanipulasi ruang waktu. Mesin ini akan menarik ruang waktu agar pesawat dapat pindah tanpa bergerak. Konsep ini masih jauh dari kenyataan karena tenaga yang dibutuhkan sangat besar dan pembuat konsep masih belum mengetahui cara mendapatkan energi negatif yang dimaksudkan.
Di masa depan, bukan tidak mungkin manusia akan pulang pergi dari luar angkasa. Apalagi dengan keberadaan teknologi canggih yang terus diperbarui tersebut. [dan/tur]





