Surabaya (beritajatim.com) – Herpes Zoster, penyakit yang sering dianggap remeh, ternyata memiliki dampak yang jauh lebih serius dari sekadar ruam kulit.
Orang dewasa, terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun dan individu dengan gangguan imunitas, berisiko tinggi mengalami komplikasi serius seperti Nyeri Pasca-Herpes (NPH), kehilangan penglihatan, bahkan kematian.
“Penyakit Herpes Zoster tidak hanya sebatas ruam pada kulit, komplikasi umum seperti NPH dan komplikasi lainnya dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, infeksi paru (pneumonia), gangguan pendengaran, inflamasi otak (encephalitis), dan kematian,” ungkap dr. Jose L. Anggowarsito, GDip.Derm, SpDVE, FINSDV, FASDS, seorang dermatolog di National Hospital Surabaya, Sabtu (14/9/2024).
Data dari Kelompok Studi Herpes Zoster Indonesia (KSHI) menunjukkan bahwa kasus Herpes Zoster paling banyak ditemukan pada kelompok usia 45-64 tahun. Lebih dari 90% orang dewasa memiliki virus varicella zoster (VZV) yang dorman dalam tubuh mereka, siap aktif kembali seiring bertambahnya usia.
“Rasa sakit dari Herpes Zoster sering digambarkan oleh pasien seperti rasa sakit yang mendalam, membakar, menusuk,atau nyeri. Sedangkan komplikasi paling umum, dapat berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun,” jelas dr. Jose.
Vaksinasi Langkah Pencegahan Efektif
Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI telah merekomendasikan vaksinasi Herpes Zoster sebagai langkah pencegahan. Orang dewasa berusia ≥50 tahun dan individu ≥18 tahun dengan kondisi imunokompromais dianjurkan untuk mendapatkan vaksin ini.
Vaksin ini, lanjut dia, dapat membantu mengurangi risiko terkena Herpes Zoster, meringankan keparahan gejalanya jika infeksi tetap terjadi, dan menurunkan kemungkinan terjadinya NPH.
“Vaksinasi Herpes Zoster menjadi langkah pencegahan yang efektif,” tegas dr. Jose.
Reswita Dery Gisriani, Communications, Government Affairs and Market Access Director, GSK Indonesia, menekankan komitmen GSK dalam pencegahan penyakit melalui penyediaan vaksin inovatif.
“Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan vaksin baru dan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan individu dan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya.
Selain vaksinasi, gaya hidup sehat juga berperan penting dalam melindungi diri dari Herpes Zoster. Mengurangi stres,makan makanan sehat, berolahraga teratur, tidur cukup, dan menghindari rokok merupakan langkah-langkah penting.
“Herpes Zoster bukanlah penyakit yang bisa dianggap remeh. Dengan vaksinasi dan gaya hidup sehat, kita dapat melindungi diri dari ancaman tersembunyi ini,” pungkas dia. [asg/ian]






