Surabaya (beritajatim.com) – Kopi, minuman yang telah menemani manusia selama berabad-abad, dengan aromanya yang menggelegar dan rasanya yang nikmat, memiliki sejarah penemuan yang unik dan penuh legenda. Perjalanan kopi semacam buah ceri kecil di pohon hingga menjadi minuman favorit dunia sungguh menarik untuk ditelusuri.
Kisah penemuan kopi yang paling populer membawa kita ke Ethiopia sekitar tahun 850 Masehi. Legenda mengisahkan seorang penggembala kambing bernama Kaldi yang mengamati kambingnya menjadi lebih energik dan penuh semangat setelah memakan buah merah dari pohon tertentu.
Penasaran, Kaldi mencoba buah tersebut dan merasakan efek serupa, menjadi lebih terjaga dan fokus. Kejadian ini menjadi awal mula pengenalan biji kopi sebagai stimulan.
Namun, penggunaan kopi pada masa itu tidak seperti yang kita kenal sekarang. Awalnya, biji kopi dimakan langsung atau dicampur dengan lemak hewan untuk membuat semacam pasta energi. Kopi juga digunakan dalam upacara keagamaan dan pengobatan tradisional.
Perlahan-lahan, kopi menyebar ke seluruh Timur Tengah, diadopsi oleh para Sufi dan pelajar untuk membantu mereka tetap terjaga selama beribadah atau belajar. Kopi mulai diseduh dengan air panas, dan teknik penggilingan serta penyaringan pun mulai dikembangkan.
Pada abad ke-15, kopi telah menjadi komoditas penting di Yaman, dengan pelabuhan Mokha sebagai pusat perdagangan kopi dunia. Dari Yaman, kopi kemudian menyebar ke Turki, Persia, dan Mesir, di mana kedai kopi menjadi tempat berkumpul dan diskusi para intelektual dan seniman.
Kedai kopi pertama di Eropa dibuka di Konstantinopel pada tahun 1554, dan segera menjadi tempat populer bagi para pedagang, pelancong, dan penulis. Kopi kemudian menyebar ke seluruh Eropa, menggemparkan dengan rasanya yang unik dan efeknya yang membangkitkan semangat.
Di Amerika Serikat, kopi diperkenalkan oleh para imigran Belanda pada abad ke-17, dan dengan cepat menjadi minuman favorit para kolonial. Kedai kopi di Amerika Serikat menjadi tempat penting untuk diskusi politik dan pergerakan sosial.
Hingga kini, kopi terus berevolusi. Teknik pengolahan, penyeduhan, dan penyajian kopi terus berkembang, melahirkan berbagai macam jenis kopi dan gaya menikmati kopi yang unik. Dari espresso Italia yang kental hingga kopi Vietnam yang dicampur susu kental manis, kopi telah beradaptasi dengan budaya dan selera di seluruh dunia.
Jadi, lain kali Anda menyesap kopi hangat di pagi hari, luangkan sejenak untuk mengenang perjalanan panjang dan penuh sejarah minuman ini. Dari buah kecil di Ethiopia hingga cangkir di genggaman Anda, kopi adalah kisah tentang penemuan, adaptasi, dan kenikmatan yang terus mewarnai kehidupan manusia. (ian)






