Surabaya (beritajatim.com) – Koktail dikenal sebagai minuman yang ditemukan di Inggris pada abad ke-19. Minuman ini menjadi inovasi Amerika saat Connecticut Jerry Thomas menulis buku “The Bartender’s Guide”.
Buku The Bartender’s Guide tersebut berisi ensiklopedia mengenai campuran minuman pada kombinasi minuman dan rasa. Lalu apa hubungannya Hari Koktail Sedunia yang diperingati setiap tanggal 13 Mei? Berikut sejarahnya.
Sejarah adanya hari Koktail
Ketika ada larangan Amerika 1920-an, banyak koktail yang dicampur menjadi sesuatu yang favorit sampai saat ini. Tanpa banyak alkohol berkualitas tinggi yang tersedia, koktail masih menjadi cara sempurna membuat rum, gin, atau wiski selundupan sehingga bisa diminum.
Koktail ‘Bee’s Knees’ hadir menutupi dan mempermanis rasa gin bathtub dengan seduhan secara ilegal. Setelah dua puluhan yang menderu memilih koktail dan mencampurkan koktail modern paling populer.
Hanya saja, minum tidak berhenti selama larangan, merka pergi minum ke bawah tanah. Bahkan ada banyak speakeasi ilegal muncul menyajikan koktail dengan nuansa jazz.
Setelah larangan menemukan minuman yang masih ada di halaman menu bar koktail favorit. Pada 1954 terdapat campuran Pina Colada di Puerto Rico saat Ramon Marrero memberikan suguhan nanas lezat di hotel Caribe Hilton.
Kemudian 1988 ada Cosmopolitan memasuki hidup kita dari Toby Cecchini dan keinginan untuk berbagi minuman dengan bartender lain di San Francisco.
Konstanta sepanjang era koktail di Amerika adalah Ruang Pelangi. Pembukaannya larangan pada 1934, Rainbow Room menjadi klub kelas atas.
Saat itu, New York A-listers dapat merayakan dengan penuh gaya menggunakan koktail pasca-larangan. Ruang Pelangi kembali hidup dan direnovasi menjadi berbagai bentuk selama bertahun-tahun. Lalu, selama Perang Dunia II ditutup untuk berbagai restorasi.
Pada 1987, Pembukaan kembali ketika ahli mixologi baru Dale DeGroff membuat daftar koktail pra-larangan sehingga menghidupkan kembali beberapa favorit perusahaan dan memelopori revolusi pencampuran koktail modern membuat bar koktail semakin populer.
[berita-terkait number=”3″ tag=”miras”]
Biasanya, liburan itu diadakan setiap tahun oleh Drinkaware, sebuah badan amal berbasis di Inggris yang membawa kesadaran mengenai efek minum.
Lembaga ini bertujuan untuk mengurangi bahaya dari minuman pada orang dan keluarga. Selain itu, dalam situs web tersedia fakta dan informasi tentang minum, keracunan alkohol, dan penyalahgunaan alkohol.
Maka dari itu, Hari Koktail Sedunia yang diselenggarakan oleh Drinkaware sebagai acara di seluruh dunia tentang cara minum dengan aman sambil bersenang-senang. (PRD/ian)






