Mojokerto (Beritajatim.com) – Vaksinasi Merdeka Goes to Campus, giliran mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) PPNI mendapat vaksinasi Covid-19 yang digelar Polres Mojokerto, Kamis (12/8/2021). Tak jarang meski membidangi kesehatan, namun para mahasiswi ini menahan rasa takut terhadap jarum.
Sebanyak 320 dosis diberikan kepada para mahasiswi untuk membentuk herd immunity di kalangan mahasiswa. Satu per satu para mahasiswi ini dilakukan skreaming sebelum akhirnya diberikan suntikan vaksinasi. Para mahasiswa ini harus menahan rasa takut terhadap jarum suntik sehingga harus ditenangkan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”vaksinasi”]
“Sasaran vaksinasi kali ini adalah mahasiswa Stikes. Maksud dan tujuannya, satu sisi kita melaksanakan percepatan vaksinasi agar membentuk herd immunity dan sekaligus kami berinteraksi kepada manajemen kampus Stikes ini, untuk nantinya para mahasiswa akhir bisa dilibatkan dalam proses percepatan vaksinasi,” katanya.

Masih kata Kapolres, para mahasiswa akhir semester dihadapkan bisa ikut dalam proses percepatan vaksinasi yang digelar baik TNI/Polri maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Seperti dilibatkan dalam tim skreaning sehingga mereka yang memiliki ilmu di bidang kesehatan bisa membantu dalam proses percepatan vaksinasi.
“Nantinya, kegiatan ini akan berlangsung terus dan kami akan masuk ke sekolah-sekolah, seperti SMA maupun kampus-kampus di Kabupaten Mojokerto agar pelajar dan mahasiswa bisa terbentuk herd immunity. Agar nantinya bisa kembali beraktivitas dan disiplin protokol kesehatan sehingga Level 4 bisa turun,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Mojokerto mencapai 22 persen. Sebanyak 22 persen capaian vaksinasi tersebut terbaru dalam vaksin yang digelar baik TNI/Polri maupun Pemkab Mojokerto. Menurutnya semua bersinergi untuk membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi.
“Apa yang kami lakukan hari ini adalah percepatan untuk membantu pemerintah di dalam proses memberikan vaksin kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tegasnya. [tin/kun]






