Gresik (beritajatim.com)- Supinah atau akrab dipanggil Mbah Sup berhasil mewujudkan cita-citanya ke tanah suci menunaikan ibadah haji. Meski usianya 91 tahun, namun hal itu tidak membuat dirinya patah semangat. Dari hasil menabung selama menjalani profesi sebagai tukang pijat.
Warga asal Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom, Gresik, menyisakan buat menabung agar bisa berangkat haji.
Kendati tidak memiliki penghasilan besar, tetapi tekad Mbah Sup untuk berhaji tak pernah surut. Dirinya dengan tekun melayani jasa pijat dengan tarif sebesar Rp30 ribu sekali pijat.
Keinginan kuat Mbah Sup pergi menunaikan rukun islam kelima, juga didorong oleh anak-anak dan menantunya yang selalu memberikan dukungan dan semangat.
“Anak-anak saya yang selalu mendorong dan membantu mewujudkan impian ini bisa berhaji,” ujarnya,” Selasa (29/4/2025).
Setelah bertahun-tahun menabung, akhirnya Mbah Sup bisa mendaftar untuk berhaji, menggunakan tabungannya yang terkumpul selama puluhan tahun.
Di usianya sudah lanjut, semangat Mbah Sup untuk menunaikan ibadah haji tak pernah pudar.
“Saya sangat senang, akhirnya bisa diberi kesempatan berhaji. Ini adalah panggilan dari Allah yang sudah saya tunggu-tunggu seumur hidup,” ungkapnya.
Dengan penuh harapan, Mbah Sup berdoa agar perjalanan ibadah haji yang akan dijalani berjalan lancar dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat.
Sementara itu, Lukus Kasi Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kemenag Gresik menyatakan keberangkatan Mbah Sup ke Tanah Suci dipercepat berkat program prioritas lansia yang dicanangkan oleh Kementerian Agama.
“Mbah Sup menjadi salah satu dari 1.975 calon jemaah haji asal Kabupaten Gresik yang dipastikan akan berangkat pada tahun 2025 mendatang,” urainya.
Keberangkatan Mbah Sup ini juga menginspirasi banyak orang, bahwa tak ada kata terlambat untuk mewujudkan impian, asalkan ada niat dan usaha yang sungguh-sungguh. [dny/aje]






