Malang (beritajatim.com) – Dalam upaya mengedukasi pentingnya bagi mahasiswa berkebutuhan khusus, Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan orientasi mobilitas basar. Acara ini diperuntukkan bagi mahasiswa dan dosen pada Kamis (16/5/2024) di Aula Seminar A19.
Ketua LPPP UM, Ketua, Prof. Dr. Hardika, M.Pd., menjelaskan bahwa orientasi mobilitas basar untuk memaksimalkan pelayanan dan akomodasi terutama pada penyandang tuna netra. Hal itu dilakukan saat mereka berpindah tempat dengan aman dan mudah serta saat perkuliahan di kelas.
[irp]
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen UM dalam mengakomodir pembelajaran bagi seluruh mahasiswa secara adil dan setara,” ucap Prof Hardika saat acara yang diadakan Pusat Layanan Penyandang Berkebutuhan Khusus (PLPBK) Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Negeri Malang (LPPP UM).
Pentingnya pelatihan seperti ini dapat memberikan wawasan cara membantu mengarahkan penyandang disabilitas dalam menjalankan aktivitas di UM. Selain itu, pelatihan ini menguraikan tentang fasilitas yang dimiliki UM terhadap penyandang disabilitas.
“Nanti kita bisa tahu bagaimana adanya guide block, toilet ramah disabilitas dan fasilitas lain di area kampus yang dapat mengakomodasi kegiatan perkuliahan bagi mahasiswa penyandang disabilitas,” ujarnya.
Pihaknya berharap pelatihan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya bagi semua dosen dan tendik di setiap unit kerja. Menurut Hardika, seluruh mahasiswa UM berhak untuk mendapatkan pendidikan dan pembelajaran yang layak tanpa terkecuali.
Terdapat sejumlah materi yang disampaikan oleh oleh narasumber. Dalam materi tersebut disampaikan mengenai kategori penyandang disabilitas, fasilitas yang dibutuhkan untuk setiap penyandang disabilitas.
Ada juga materi tentang cara memandu penyandang disabilitas untuk berpindah tempat dengan aman. Selain pemaparan materi juga dilakukan praktik bagaimana memandu dan memberikan arahan pada tuna netra.
[irp]
Umi Safiul Ummah, S.Pd, M.Pd, Ph.D., selaku Ketua Pelaksana, memaparkan tentang pentingnya memberikan pelayanan dan akomodasi bagi mahasiswa berkebutuhan khusus terutama pada penyandang tuna netra. Acara ini merupakan bentuk komitmen UM dalam mengakomodir pembelajaran bagi seluruh mahasiswa secara adil dan setara.
“Yang pasti tujuan kegiatan ini adalah bagaimana nanti kita dapat mengakomodir kegiatan pembelajaran khususnya bagi teman- teman tunanetra, sehingga bagaimana UM yang sudah menerima mahasiswa disabilitas dapat melayani mereka dengan baik, adil dan setara,” ucap Umi. [dan/aje]






