Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah lebih siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19 tahun ini. Saat ini ada 30 kasus baru Covid-19 di Kabupaten Jember.
“Insya Allah dari sisi treatment dan kesiapan rumah sakit serta isolasi terpadu, kami sudah siap. Kalau BOR (hunian tempat tidur rumah sakit) kemarin kan sampai 90 persen. (Sekarang baru 6,9 persen),” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jember Lilik Lailiyah, Jumat (4/2/2022).
Kendati lebih siap, Lilik meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada. “Masyarakat ini kan sekarang kalau kita lihat, (mereka mengatakan) mana ada virus? Saya sering lihat di wilayah-wilayah, masker sudah tidak ada,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
“Ini tugas kita bersama. 5M (cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak,·menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas) tetap. Walaupun yang disampaikan Omicron gejalanya ringan, tapi mudah menular. Walaupun ringan, mudah menular, kalau yang kena orang-orang komorbid, tentu akan berbeda,” kata Lilik.
Lilik meminta kepada warga untuk ikut membantu jika ditemukan ada salah satu warga yang terkonfirmasi positif Covid. “Kami akan tracing. Biasanya teman-teman kalau pas tracing ada kesulitan. Warga ora gelem. Apalagi ditesting. Agak eyel-eyelan, tidak mau ditesting. Ya harus persuasif, diedukasi dulu. Tapi alhamdulillah, teman-teman puskesmas didampingi TNI-Polri jadi agak tenang,” katanya. [wir/ted]






