Sumenep (beritajatim.com) – Harga beras kualitas premium di pasar tradisional Sumenep berangsur turun. Pekan ini harganya Rp 15.000 per kg. Turun Rp 500 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga beras medium bertahan Rp 14.400 per kg. Harga tersebut relatif turun dibanding masa sebelumnya, harga beras premium mencapai Rp 17.000 dan beras medium Rp 15.000 per kg.
“Harga beras saat ini Alhamdulillah mulai turun, baik beras medium maupun premium. Turunnya harga beras ini disebabkan sejumlah daerah sentra padi mulai masuk masa panen,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Rabu (20/03/2024).
Selain beras, komoditas yang mengalami penurunan harga adalah cabai, baik cabai merah besar maupun cabai rawit. Pekan ini harga cabai merah Rp 45.000 per kg. Turun drastis dibanding pekan lalu yang harganya mencapai Rp 75.000 per kg. Sedangkan harga cabai rawit pekan ini Rp 65.000 per kg, turun Rp 30.000 dibanding pekan lalu yang harganya mencapai Rp 65.000 per kg.
“Turunnya harga cabai ini juga dipengaruhi oleh stok. Beberapa daerah sentra penghasil cabai sudah masuk masa panen, sehingga stok di pasaran melimpah,” terangnya.
Sementara harga yang masih relatif tinggi adalah telur ayam ras dan daging ayam broiler. Untuk telur ayam ras harganya mencapai Rp 32.000 per kg. Sedangkan harga daging ayam broiler Rp 42.000 per kg. Bahkan di beberapa pedagang, harganya bisa mencapai Rp 45.000 per kg. Biasanya harga daging ayam broiler ini sekitar Rp 38.000 per kg.
“Untuk komoditas ayam, baik daging maupun telurnya, memang ada kecenderungan naik karena permintaan konsumen yang cukup tinggi selama Ramadhan, sementara stok tetap. Karena itu, harga cenderung naik,” ujar Idham.
Sedangkan untuk ayam kampung, baik daging maupun telurnya justru harganya stabil. Untuk daging ayam kampung berkisar Rp 90.000 – 100.000 per kg. Sedangkan telur ayam kampung Rp 48.000 per kg. Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/kun)






