Jombang (beritajatim.com) – Petugas Satpol PP menemukan Rifai sedang kebingungan di musala pendapa Kabupaten Jombang. Yakni, ketika CJH (Calon Jemaah Haji) berusia 88 tahun ini baru saja menunaikan salat zuhur, Selasa (20/6/2023). Rifai menggunakan kursi roda.
Petugas Satpol PP bernama Aan itu kemudian menanyai Rifai. CJH lansia (lanjut usia) ini mengatakan bahwa ingin kembali ke bus. Aan siaga, dia langsung membantu. Mendorong kursi roda tersebut ke bus 1 kloter (kelompok terbang) 78.
Aan sempat menanyakan petugas haji yang ada di bus tersebut. Pengecekan pun dilakukan. Walhasil, dalam manifest tercatat nama Rifai. Nomor urut lansia tersebut kemudian dlilingkari. “Betul. Ada CJH bernama Rifai di daftar penumpang bus ini,” ujar salah satu petugas.
BACA JUGA:
Air Mata dan Doa Iringi Keberangkatan Calon Jemaah Haji Jombang
Satpol PP yang mendorong kursi roda tersebut kemudian membantu Rifai naik ke atas bus. Sedangkan kursi roda dilipat. Petugas lainnya juga mengecek koper yang ada di bagasi. Walhasil, koper milik lansia itu juga sudah masuk.
Pada kursi roda warna hitam yang dilipat oleh Satpol PP, identitas lansia ini ditulis dengan jelas. “H Rifa’i, 88 Thn. Wringinpitu, Mojowarno, Jombang”. Tulisan tersebut menggunakan cat sembur warna putih.
“Tadi saya menemukan beliau di musala pendapa. Bilang kalau mau naik ke bus. Akhirnya saya antar kemari. Beliau sempat kebingunan saat di musala,” ujar Aan usai mengantar Rifai ke tempat duduknya di atas bus.

Kepala Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Jombang membenarkan banyaknya CJH lansia yang berangkat ke tanah suci. Dia menyebut, dari 1.175 CJH, sebanyak 20 persennya adalah lansia. Menurutnya, tingginya jumlah lansia tersebut sudah diantisipasi oleh pemerintah.
“Memang, salah satu kendala haji tahun ini adalah lansia. Namun demikian, pemerintah sudah melakukan antisipasi. Yakni, menyiapkan petugas khusus menangani jemaah lansia. Sudah dilakukan rekrutmen kemarin,” ujarnya.
BACA JUGA:
Pedagang Pasar di Jombang Naik Haji Setelah 10 Tahun Menabung
Muhajir menyebut, CJH Jombang tahun ini yang berangkat ke tanah suci sebanyak 1.175 orang. Rincianya, kloter 49 sebanyak 44 jemaah, kemudian kloter 77 sebanyak 395 jemaah, kloter 78 ada 445 jemaah, kloter 79 terdapat 244 jemaah.
“Kita masih punya tambahan 47 orang jemaah. Jadi total CJH Jombang tahun ini 1.175 orang. Situasi di Arab saudi cuacanya sangat panas, di atas 40 derajat. Kami imbau jemaah senantiasa menjaga kesehatan. Kurangi aktifitas di luar hotel. Lebih baik fokus ke agenda haji,” kata Muhajir. [suf]
![Masih di Pendapa Jombang, CJH Lansia Sudah Kebingungan Petugas Satpol PP Jombang membantu kakek Rifai naik ke atas bus saat di pendapa setempat, Selasa (20/6/2023). [Foto/Yusuf Wibisono]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/06/satpol-pp-haji.jpg)





