Sidoarjo (beritajatim.com) – Hampir sepekan masa kampanye calon legislatif Pemilu 2024, politisi muda Partai Gerindra Andri Chrystanto (ACT) konsisten gaungkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka di Sidoarjo.
Caleg dapil Sidoarjo 1 nomor urut 2 (Sedati, Buduran dan Sidoarjo) itu ke lapangan menggaungkan nama Prabowo-Gibran bersama sang mentor Caleg DPR RI Jatim 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS) melalui sederet aksi sosialnya.
Sasaran yang dituju ACT yakni pusat konsentrasi massa seperti pasar-pasar tradisional beberapa desa di daerah pemilihannya. Menyiarkan visi dan misi pasangan Prabowo-Gibran di tengah-tengah masyarakat dinilai wajib. Pasangan nomor urut 2 ini ia anggap cocok melanjutkan kepemimpinan negeri ini untuk menuju Indonesia yang maju.
“Tugas kami memahamkan masyarakat soal visi misi kedua calon pemimpin itu biar masyarakat mantap atas pilihannya,” ucap Andri, Minggu (3/12/2023).
BACA JUGA: Bacaleg ACT Dapil Sidoarjo 1 Ini Berikan Edukasi Potensi Pasar Digital
Menurutnya, memberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait sosok yang bakal dipilih di Pilpres 2024 adalah keharusan baginya. Tak hanya menggaungkan Prabowo-Gibran, ia juga menyuarakan sosok Bambang Haryo Soekartono (BHS) sebagai Caleg DPR RI yang layak dan mumpuni.
“Konsistensi kami dalam mendukung Prabowo-Gibran ini juga tak lepas dari sosok Pak Bambang Haryo. Beliau adalah mentor sekaligus inspirasi saya sendiri untuk terjun ke dunia politik,” ungkap Andri.
Andri Chrystanto sendiri adalah pekerja profesional. Sebagai Direktur di perusahaan transportasi laut kelas nasional, kepiawaiannya memimpin sebuah armada kapal tak perlu diragukan lagi. Akankah ombak di dunia politik menggetarkannya.
Di dunia politik sosoknya juga patut diapresiasi. Sejak Pilkada 2019, Andri mulai tandem dengan sang mentor politisi senior partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) melakukan berbagai aksi sosial hampir di seluruh kecamatan yang ada di Sidoarjo.
BACA JUGA: Kenang Jasa Pahlawan, ACT Tabur Bunga di TMP Sidoarjo
Dengan semangat bosan dengan isu korupsi yang sudah menjadi tradisi. Andri mengaku siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan berpegang teguh pada peraturan dan tata tertib.
“Karena saya sendiri prihatin melihat rakyat selalu tertindas kepentingan pribadi dari segelintir orang, dan saya rasa ini saatnya menggugah kembali kepercayaan rakyat menunjang aspek perekonomian, salah satunya dengan melibatkan SDM muda untuk ikut berperan aktif,” tuturnya.
Dia berharap masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan politik dan proses berpikir, agar tidak salah menilai sosok seorang pemimpin yang dipilihnya. “Ini menyangkut hajat masyarakat secara menyeluruh untuk beberapa tahun ke depan, jadi gunakan hak pilih secara baik dan tahu sosok yang dipilihnya,” tutup Andri. [isa/suf]






