Madrid (beritajatim.com) – Real Madrid memiliki kualitas yang jauh lebih unggul dibanding Newcastle United. Namun, kemenangan telak 4-0 atas The Magpies di Premier League (15/2/2025) tampaknya memberi suntikan kepercayaan diri bagi Manchester City jelang duel krusial melawan Real Madrid di leg kedua playoff knockout Liga Champions.
Manajer City, Pep Guardiola, tidak menampik bahwa peluang timnya untuk menang di Santiago Bernabeu sangat kecil.
“Semua pasti sudah tahu peluang kami menang di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, tidak besar. Bisa saja hanya 1%. Yang pasti sangat tipis,” ujar Guardiola seperti dikutip dari Marca.
Namun, 1% peluang yang disebut Guardiola bisa jadi mengacu pada Omar Marmoush. Pemain timnas Mesir itu tampil gemilang saat menghadapi Newcastle dengan mencetak hat-trick hanya dalam waktu 14 menit.
Trigol tersebut bukan kebetulan. Marmoush telah menunjukkan performa luar biasa sepanjang musim ini bersama Eintracht Frankfurt sebelum bergabung dengan City. Secara total, ia sudah mengemas 23 gol dan 14 assist, menghasilkan 37 kontribusi gol musim ini.
Dari lima liga top Eropa, hanya tiga pemain yang memiliki kontribusi gol lebih tinggi dibanding Marmoush. Mohamed Salah (Liverpool) memimpin dengan 46 kontribusi gol, sementara Harry Kane (Bayern Munchen) dan penyerang Barcelona masing-masing mencatatkan 38 kontribusi gol.
Marmoush pun tidak ingin berpuas diri dan langsung mengalihkan fokusnya ke laga melawan Real Madrid. “Itu (hat-trick vs Newcastle, Red) baru awal. Sekarang fokus untuk laga selanjutnya (vs Real, Red),” ungkapnya.
Laga kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu menjadi ujian sesungguhnya bagi Marmoush dan Manchester City. Guardiola butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan, dan Marmoush bisa menjadi faktor kejutan yang menentukan. [dio/suf]






