Madrid (beritajatim.com) – Hasil imbang 1-1 yang diraih Real Madrid saat bertandang ke markas Osasuna pada jornada ke-25 LaLiga membawa konsekuensi besar. Jika FC Barcelona mampu menaklukkan Rayo Vallecano, Los Blancos harus rela turun ke posisi runner-up meskipun memiliki koleksi poin yang sama, yakni 51. Hal itu terjadi akibat aturan head-to-head yang lebih menguntungkan Barcelona.
Namun, bukan hanya kehilangan dua poin yang membuat Real Madrid kesal. Ada insiden lain yang cukup menyita perhatian, yakni kartu merah yang diterima Jude Bellingham pada menit ke-39.
Kartu Merah Kontroversial Bellingham
Menurut laporan Marca, wasit Jose Munuera mengklaim bahwa Bellingham melontarkan kata-kata kasar kepadanya dengan mengatakan “f**k you”. Namun, berdasarkan bukti video yang beredar luas, gelandang asal Inggris tersebut sebenarnya berkata “f**k off”, yang lebih merupakan ekspresi kekesalan pribadi ketimbang hinaan langsung kepada wasit.
Bellingham pun angkat bicara mengenai insiden tersebut. “Itu lebih ke ekspresi kekesalan kepada diri sendiri. Tetapi, wasit menganggap aku menghinanya. Aku tidak pernah melakukan itu sepanjang karier,” ungkap Bellingham kepada Sky Sports.
LaLiga Kaji Video, Sanksi Menanti
Saat ini, pihak LaLiga tengah mengkaji rekaman video insiden tersebut. Jika terbukti bersalah, Bellingham berpotensi menerima hukuman minimal empat pertandingan. Namun, jika klaimnya benar dan wasit keliru dalam pengambilan keputusan, maka kartu merahnya bisa saja dianulir.
Real Madrid pun tak tinggal diam dan telah mengajukan banding atas kartu merah yang diterima Bellingham. Keputusan akhir terkait hukuman bagi pemain 20 tahun itu pun masih dinantikan, terutama mengingat perannya yang sangat vital dalam skuat asuhan Carlo Ancelotti. [dio/suf]






