Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC patut bersyukur dapat menjalani laga Championship Series 2024 di kandang sendiri, Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Padahal sebelumnya mereka sempat khawatir bakal jadi tim musafir pada turnamen empat besar.
Maklum, sejauh ini SGB sebagai markas Madura United bukanlah stadion yang terbilang mewah. Terlebih setiap venue untuk turnamen Championship Series harus terpasang Virtual Assistant Refferee (VAR), sehingga perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengecek SGB guna mencari solusi untuk penggunakan VAR di SGB, Kamis (2/5/2024) lalu.
Ketua Local Organizing Committee (LOC) Madura United, Mohammad Alwi menyebut solusi memasang VAR Mobile sebagai langkah paling ideal setelah melihat kondisi SGB.
“Karena keterbatasan tempat dan ruang, penempatan VAR diputuskan menggunakan VAR Mobile,” ungkapnya.
“Sementara untuk penempatan kamera masih bisa menggunakan tempat yang ada di SGB, dan langkah ini dibuat agar SGB tetap menjadi venue Championship Series pada pertengahan Mei 2024 nanti,” sambung Mohammad Alwi.
Bahkan pihaknya juga berencana melakukan sosialisasi langsung tentang penggunaan VAR. “Rencana H-2 (laga Championship Series) kita sosialisasikan secara tatap muka, yakni dengan melangsungkan simulasi berupa fun football menggunakan VAR di SGB,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Madura United menjadi tim terakhir yang memastikan satu tempat pada turnamen Championship Series 2024, sekaligus menjadi satu-satunya tim yang belum mendapatkan sosialisasi penggunaan VAR.
Sementara tiga tim lainnya, yakni Borneo FC, Persib Bandung, dan Bali United FC dipastikan sudah siap dengan penggunakan VAR seiring dengan kondisi stadion yang memang mempuni.
Selama ini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab menempati dua stadion berbeda di Madura, yang dijadikan sebagai kandang (homebase) menjamu tim lawan di kompetisi Liga 1, masing-masing SGB dan Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan Pamekasan.
Hanya saja saat ini, stadion milik Pemkab Pamekasan, yang terletak di Desa Ceguk, Tlanakan, Pamekasan, tengah dalam tahap renovasi oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR-RI).
Proses renovasi tersebut dijadwalkan selesai pada Agustus 2024 mendatang, sehingga tidak menutup kemungkinan digunakan kembali oleh Madura United untuk menjamu tim kontestan di Liga 1 musim depan. [pin/beq]






