Manchester (beritajatim.com) – Ruben Amorim sangat mungkin sedang bersenang hati saat ini. Sebab, Darren Fletcher sebagai pelatih interim terbukti tidak membawa progres apa pun bagi Manchester United sejak Amorim dipecat pekan lalu.
Kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga Piala FA Senin dini hari (12/1/2026) jadi bukti terbaru. Sebelumnya, United ditahan Burnley di Premier League (8/1/2026). Dua laga bersama Fletcher berujung nirmenang.
Bahkan, kekalahan dari Brighton memperlihatkan bahwa mental United memang bobrok. Buktinya, mereka baru mencetak gol pada menit ke-85 via Benjamin Sesko. Gol itu tidak menyelamatkan United yang sudah tertinggal dua gol oleh Brajan Gruda (12′) dan Danny Welbeck (64′). Kekalahan United diperparah dengan kartu merah yang diterima Shea Lacey (89′).
Laga yang dimainkan di Old Trafford itu diyakini bakal jadi yang terakhir bagi Fletcher. Nama Ole Gunnar Solskjaer santer disebut bakal jadi pelatih karteker United.
“Sejauh ini, belum ada obrolan soal itu (vs Brighton jadi laga terakhir, Red). Aku yakin beberapa hari ke depan akan ada realisasi untuk itu,” ujar Fletcher kepada BBC.
Tersingkir di Piala FA artinya kini United hanya berlaga di Premier League hingga akhir musim. Itu pun mereka nyaris dipastikan gagal juara lantaran tertinggal 17 poin dari Arsenal sebagai pemuncak klasemen. United memiliki 32 poin dan ada di posisi 7.
Praktis, tugas Setan Merah di sisa musim ini adalah finis di empat besar. Mereka hanya tertinggal 3 poin dari Liverpool FC yang ada di posisi 4.
Tetapi, untuk mewujudkan itu juga tidak mudah. Itu diawali dengan jadwal berat mereka di 4 matchweek berikutnya. Yakni akan menghadapi 3 tim big six; Manchester City (17/1/2026), Arsenal (25/1/2026), dan Tottenham Hotspur (7/2/2026). (dio)






