Manchester (beritajatim.com) – Derbi Manchester edisi ke-197 besok Minggu malam (14/9/2025) termasuk langka. Untuk kali pertama sejak Pep Guardiola menangani City musim 2016–2017, dua tim sama-sama ada di papan tengah klasemen Premier League.
Bahkan, United yang finis di posisi 15 musim lalu memiliki peringkat lebih baik dari City saat ini dari tiga matchweek. Yakni, posisi 9 berbanding posisi 13 punya City.
Meski sama-sama baru menorehkan satu kemenangan dari tiga matchweek, United hanya menelan sekali kalah. Sedangkan City sudah merasakan dua kekalahan.
“Laga ini (derbi, Red) sangat penting bagi kebangkitan kami. Aku yakin kepada pemainku,” ujar Guardiola dilansir Manchester Evening News.
Tetapi, keyakinan saya tidak akan cukup. Meski situasi United juga compang-camping, Guardiola selalu kesulitan menaklukkan Setan Merah. Dari 25 pertemuan sepanjang karier kepelatihannya, Guardiola hanya merasakan 13 kemenangan alias 52 persen. 12 laga lainnya berujung 3 seri dan 9 kalah.
Dalam empat pertemuan terakhir, City bahkan hanya mendapat satu kemenangan. Itu pun hanya terjadi di Community Shield musim lalu.
Status tuan rumah juga tidak menjamin City untuk laga Minggu malam. Sebab, dilansir Transfermarkt, dari 91 derbi Manchester yang dimainkan di kandang City, jumlah kemenangan City dan United berimbang di angka 33. Kekalahan 1-2 musim lalu jadi buktinya.
United bisa memanfaatkan kondisi City saat ini untuk memetik kemenangan. Tim asuhan Ruben Amorim itu kini lebih tenang pasca sukses melepas beberapa pemain yang dianggap sebagai “pengganggu” stabilitas ruang ganti. Sebut saja Andre Onana, Alejandro Garnacho, Jadon Sancho, dan Antony.
Striker Benjamin Sesko sangat mungkin bakal mencatatkan debut starternya. Dalam tiga matchweek sebelumnya, striker 22 tahun itu main sebagai pengganti dan belum mencetak gol.
“Klasemen saat ini tidak penting. Mereka (City, Red) tetap tim hebat dengan pelatih terhebat. Tetapi, kemenangan musim lalu dan hingga saat ini kami masih lebih baik (dari City, Red)” ujar Amorim. (dio)
Perkiraan pemain:
Manchester City (4-3-3); 25-Donnarumma (g); 27-Nunes, 3-Dias, 6-Ake, 33-O’Reilly; 20-Bernardo (c), 16-Rodri, 4-Reijnders; Bobb, 9-Haaland, 11-Doku
Pelatih: Pep Guardiola
Manchester United (3-4-3): 1-Bayindir (g); 15-Yoro, 4-De Ligt, 23-Shaw; 3-Mazraoui, 18-Casemiro, 8-Fernandes (c), 13-Dorgu; 19-Mbeumo, 30-Sesko, 16-Amad
Pelatih: Ruben Amorim






