Surabaya (beritajatim.com) – Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, memastikan kebakaran yang melanda Tunjungan Plaza 5 pada Rabu kemarin tidak berdampak pada pembayaran THR karyawan.
Sutandi mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan para pemilik tenant termasuk restoran di TP 5 Surabaya. Dari komunikasi tersebut, dipastikan seluruh karyawan di TP 5 tetap akan menerima THR tahun ini.
Pernyataan ini sekaligus menanggapi kabar yang beredar di dunia maya, menyebut kebakaran bakal berdampak pada THR.
“Kami menanggapi netizen ada yang bilang, wah gak THR-an ini, saya pastikan semua tenant dan karyawan pasti THR-an,” ujar Sutandi.
Sementara untuk jumlah tenant di area TP 5, Sutandi menyebut ada sebanyak 50-60 tenant. Seluruh tenant di pusat perbelanjaan ini mayoritas besar.
“Di TP 5 ada sekitar 50-60 tenant. Karena itu tokonya besar-besar, Kami terus komunikasi dengan pengelola di TP 5 yang restoran bisa amankan bahan baku. Karena khawatir setelah berapa jam bisa rusak. Jadi nggak dipindah,” katanya.
Lebih lanjut untuk pemulihan kebakaran ini, Sutandi menyampaikan butuh waktu yang lama.
“Kalau target termasuk fasad building kita konfirmasi ke pihak asuransi kontraktor dan secepatnya. 2-3 bulan kalau bisa lebih cepat lebih baik. Kalau lantai 2-5 hari,” katanya.
“Kami tutup TP 5 semua lantai meskipun yang paling berefek lantai atas. Karena airnya mengucur ke bawah,” dia menambahkan.
Terkait kerugian, Sutandi menyebut tidak terlalu memikirkannya. [way/beq]






