Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC harus berjuang ekstra keras, guna menghindar dari zona merah degradasi sekaligus tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1.
Terlebih saat ini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, masih tertahan di zona merah degradasi dengan menempati posisi 16 klasemen sementara. Mereka mengumpulkan sebanyak 21 poin berkat hasil 5 kali menang, 6 kali imbang, serta 13 kali kalah dari 24 laga yang dijalani.
Bahkan torehan gol mereka juga relatif tinggi dibanding tim lain kontestan Liga 1, di mana hingga saat ini mereka baru mencetak sebanyak 24 gol, serta sudah kebobolan sebanyak 44 gol di sepanjang kompetisi berlangsung.
Memang torehan poin tersebut identik dengan poin yang ditorehkan Semen Padang, yang menempati posisi 15 klasemen atau satu strip di atas zona merah. Hanya saja mereka unggul agregat gol lebih baik dibanding tim kebanggaan suporter Madura Bersatu.
Tidak hanya itu, Madura United juga hanya unggul 2 poin dari dua tim berbeda yang menempati dasar klasemen, yakni PSS Sleman dan Persis Solo. Sehingga sangat riskan bagi Madura United untuk segera terbebas dari zona merah.
Kondisi tersebut menjadi atensi bagi manajemen, seperti yang disampaikan Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina. “Banyak yang ingin Madura kalah, banyak juga yang berdoa ingin Madura menang. Doa itu untuk kepentingan klubnya (masing-masing),” ungkapnya, dikutip dari medsos resmi Madura United, Selasa (25/2/2025).
“Saat ini Madura (United) sedang berjuang untuk membahagiakan suporternya, cara terbaik yang kami lakukan adalah menentukan nasib kami sendiri tanpa bergantung pada klub lain,” sambung Annisa Zhafarina.
Terlebih dalam beberapa laga terakhir, tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, mulai menunjukkan performa positif dengan rentetan 5 laga beruntun tanpa kekalahan, khususnya dibawah asuhan Angel Alfredo Vera. Salah satunya ketika menghadapi tim papan atas klasemen.
Bahkan dalam dua laga terakhir, Madura United berhasil mengalahkan Dewa United di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, serta menahan imbang Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, semoga semangat ini tetap terjaga hingga akhir musim. Jalan masih berat, ikhtiar dan doa masih wajib dilakukan. Semoga Madura (United) bisa melaluinya, amin,” pungkasnya.
Selanjutnya, Lulinha dan kawan-kawan akan kembali menjalani laga berat menghadapi tim kuat lainnya, PSM Makassar, pada pekan ke-25 Liga 1 di SGB Madura, Minggu (2/3/2025) mendatang. [pin/but]






