Surabaya (beritajatim.com) – Ada berbagai faktor yang dapat memicu pasangan suami istri bertengkar. Salah satunya adalah mengenai masalah keuangan. Bukan mengenai seberapa jumlahnya, namun kurangnya komunikasi masing-masing mengenai keuangan pribadi.
Nyatanya membicarakan tentang keuangan merupakan hal sensitif. Namun, lain halnya ketika sudah menjadi suami dan istri.
Tentu saja ini sesuatu yang perlu diketahui satu sama lain. Pembahasan keuangan yang penting dibicarakan dengan pasangan untuk mampu mengatur dengan bijak.
Aset dan Utang yang dimiliki
Ini adalah pembahasan dasar dalam membangun rumah tangga. Aset adalah rekening bank, investasi, rencana pensiun, dan rumah yang membantu dalam menjalani hidup yang diinginkan.
Sedangkan utang termasuk angsuran, ongkos studi; kartu kredit yang akan menguras pemasukan. Diskusikan bersama kehidupan seperti apa yang akan dibangun bukan menghitung berapa nilai kekayaan yang dimiliki.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Sejarah Keuangan Masing-Masing
Saling bertukar cerita mengenai cara mengelola keuangan dan pandangan mereka tentang hal itu. Semisal adanya kebiasaan menulis pemasukan dan pengeluaran atau anggaran tertentu yang sudah dibuat selama masih sendiri bahkan kebiasaan lainnya.
Pembagian Tugas-Tugas Keuangan
Pasangan itu ada untuk saling melengkapi bukannya mendominasi. Maka dari itu untuk menghindari masalah kecil perlu ada komunikasi dan pembagian yang jelas.
Apabila sama-sama bekerja, bisa dianggarkan untuk beberapa kebutuhan seperti menabung dan kebutuhan sehari dari total pendapatan. Jika ada sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi semisal cicilan atau angsuran bulanan itu dibagi dengan bijak.
Walaupun begitu, masing-masing tetap memiliki anggaran pribadi untuk diri sendiri. Khusus hal yang berkaitan dengan rumah tangga dan anak, mereka kewajiban bersama sehingga harus dijalankan berdua.
Rekening Gabungan atau Terpisah
Perihal penting mengenai rekening. Kebanyakan ketika sudah masuk dalam suatu pernikahan, maka memilih untuk hanya menggunakan satu rekening sehingga pemasukan dan pengeluaran terlihat dengan jelas.
Namun, tidak semua orang memiliki kebijakan yang sama, lebih baik komunikasikan dengan pasangan, manakah yang lebih nyaman dan mudah untuk dipilih sehingga tidak merugikan salah satu pihak. Ada beberapa pasangan yang ingin memiliki kehidupan privasi. (prd/nap)






