Pasuruan (beritajatim.com) – Maling di Pasuruan semakin hari semakin meresahkan warga. Pasalnya kali ini maling mencoba mengambil spedo meter truk yang terparkir di Kecamatan Beji, Kabuoaten Pasuruan.
Alhasil Unit Reskrim Polsek Beji berhasil menangkap anggota komplotan maling spesialis pecah kaca truk di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Maling bernama Umar Rahmat (53) asal Desa Darma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang ini kepergok mencuri speedometer truk yang terparkir di pinggir jalan raya Surabaya-Banyuwangi pada Sabtu (18/04/2022).
Kanitreskrim Polsek Beji, AKP Suparlan mengungkapkan jika sebenarnya ada dua pelaku komplotan maling spesialis pecah kaca. Namun, seorang pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motor ketika dikejar warga.
“Pelaku bernama Irwan masih jadi DPO, sementara pelaku Umar Rahmat kita amankan ke Polsek Beji. Pelaku merupakan maling spesialis pecah kaca,” ujar Suparlan saat dikonfirmasi Senin (18/04/2022).
Suparlan menjelaskan aksi pencurian ini terungkap ketika korban Deni Hariyanto (34) hendak kembali dari rumah ke lokasi parkir truk tronton bernopol S-7554-UN miliknya. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban melihat seorang pria yang tidak dikenal keluar dari kabin truknya.
Pria tersebut membawa bungkusan kresek hitam berisi speedometer truk. Sementara seorang pelaku lain menunggu di sepeda motor yang diparkir samping truk.
“Korban langsung teriak, maling-maling. Beberapa warga lalu mengejar dan berhasil menangkap pelaku. Tapi teman pelaku berhasil kabur dengan motor, ” ungkap Suparlan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”maling-pasuruan”]
Saat diinterogasi Umar Rahmat (35) mengakui jika dirinya memecahkan kaca truk memakai obeng agar bisa masuk ke dalam kabin. Dengan obeng itu pula, ia lalu mencopot speedometer truk.
Sementara, rekannya Irwan bertugas sebagai joki motor sambil mengawasi sekitar. Dalam kesaksiannya pelaku mengaku sudah 5 kali melakukan aksi pencurian dalam dua bulan terakhor.
“Selain di Cangkringmalang Beji, pelaku juga beraksi di sekitar Apollo 1 kali, di depan pabrik PT Wika 2 kali, lalu di depan Soto Jalan Embong Miring Kejapanan 1 kali, ” pungkasnya. (ada/ted)






