Ponorogo (beritajatim.com) – Malam pergantian tahun, bakal ada pemandangan berbeda di objek wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Bakal ada pertunjukan perdana air mancur menari yang berada di pinggir telaga. Dengan adanya wahana baru itu, diharapkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata bisa meningkat.
Sebab, objek wisata alam andalan Kabupaten Ponorogo itu bisa buka 24 jam. Sehingga tidak hanya siang para wisatawan mengunjungi Telaga Ngebel, malamnya juga bisa untuk melihat pertunjukan air mancur menari. “Adanya air mancur menari ini, bentuk upaya Ponorogo untuk mempercantik Telaga Ngebel,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (29/12/2022).
Kang Giri, sapaan Bupati Sugiri Sancoko menyebut, pembangunan air mancur menari sebagai semangat Pemkab Ponorogo untuk menaikkan pariwisata bumi reog. Dengan naik kelas, tentu semakin menarik lebih banyak pengunjung. Tahun ini, merealisasikan bangunan inti, yakni air mancur menari.
Kedepan, dilanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung selanjutnya. “Infrastruktur pendukung akan dilanjutkan tahun selanjutnya,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”telaga-ngebel”]
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi mengatakan bahwa pertunjukan air mancur menari bakal dilakukan setiap 2 jam sekali di malam hari. Tentu akan ada jadwal, pertunjukan air mancur menari ini.
Rencananya air mencur menari ini diresmikan langsung oleh Bupati Sugiri Sancoko, saat malam pergantian tahun. Sebelum pertunjukan air mancur menari, juga akan pagelaran reog di sekitar Telaga Ngebel. Meski ada wahana baru, pengunjung tidak perlu khawatir terkait harga tiket.
Judha menyebut pihaknya tidak akan menaikan harga tiket. Harga tiketnya tetap diangka Rp 15 ribu. “Harga tiket Telaga Ngebel sudah lama tidak naik, Juli lalu kita naikkan menjadi Rp 15 ribu. Tentu wisatawan tidak akan rugi, karena sudah ada fasilitas baru, yakni air mancur menari,” pungkasnya. [end/suf]






