Surabaya (beritajatim.com) – Restoran dengan konsep All You Can Eat selalu memberikan kebebasan bagi pelanggannya untuk makan sepuasnya. Tentunya harus sesuai aturan, seperti batas waktu dan tarifnya.
Lebih dari itu, pelanggan akan dikenai biaya tambahan. Sehingga, sangat perlu memperhatikan waktu saat makan di restoran dengan konsep ini, termasuk jumlahnya.
Seorang wanita pengguna TikTok diharuskan membayar dua kali lipat saat makan di restoran All You Can Eat. Alasan dari pengelola restoran, dia makan terlalu banyak.
Seorang TikToker bernama @poppypaints mengunggah kisahnya ini dan meminta orang-orang untuk berbagi pengalaman mereka tentang kejadian tidak nyaman yang dia alami.
Poppy, dari Inggris, menjelaskan dia keluar untuk makan di prasmanan. Tetapi setelah memeriksa tanda terimanya, dia mendapati telah ditagih dua kali lipat karena dinyatakan makan ‘terlalu banyak’.
Poppy merasa ini adalah reaksi kasar dari restoran yang memang memberikan pelayanan All You Can Eat, dan itu tidak masuk akal sama sekali baginya. Poppy pun merasa dicurangi dan dipermalukan. Dalam unggahannya itu ia menerangkan bahwa dia menolak untuk membayar dua kali lipat.
Poppy menjelaskan, “Ketika, saya mempertanyakannya alasannya dan mereka bilang saya sudah makan terlalu banyak, hanya karena saya gemuk. Padahal saya tidak menyalahi aturan main di restoran All You Can Eat ini.”
Alasan yang diterima dari restoran itupun tidak dapat diterima oleh Poppy dan mereka terlibat selisih paham. Bagi Poppy dalam curhatannya di TikTok, ia sama saja dipermalukan karena itu adalah bentuk Fat Shaming. Unggahan Poppypun mendapat banyak tanggapan warganet yang membuat kisah poppy semacam alegori.
Satu warganet berkata, “Itu sama saja seperti pasien bertanya kepada saya kapan bayinya lahir, saya bilang itu hanya kue, dia malu, semoga itu mengajarinya Anda tidak pernah bertanya, tidak sampai bayinya keluar.”
Yang lain berkomentar, “Di selatan Prancis, pergi ke apotek untuk membeli lotion berjemur dan apoteker akan mengarahkan saya ke rak Slimfast.”
“Dia benar-benar Scottish (marah)!!” tukas warganet.
“Astaga, itu layanan pelanggan yang sungguh luar bisa buruk,” warganet lainnya berkomentar.
“Masuk ke Victoria’s Secret dan seorang anggota staf mendatangi saya, melihat saya dari atas ke bawah, berkata ‘kami tidak menjual ukuran ANDA di sini’ – saya pergi, tidak pernah kembali,” warganet lain menanggapi.
Warganet lain berbagi, “Ibu mertua saya berkata kepada saya, ‘Jika Anda makan dengan sangat sehat mengapa Anda begitu kelebihan berat badan,’ dia adalah mantan ibu mertua saya sekarang.” [adg/beq]






