Blitar (beritajatim.com) – Momen perayaan Hari Jadi Blitar ke-701 di Pendopo Ronggo Hadi Negoro menyisakan tanda tanya besar bagi publik. Hal itu terjadi setelah mantan Bupati Blitar periode 2021-2025, Rini Syarifah, atau yang akrab disapa Mak Rini, tidak hadir dalam acara puncak Pisowanan Ageng tersebut.
Ketidakhadiran Mak Rini menjadi sorotan karena Mantan Bupati Blitar lainnya yakni Heri Nugroho beserta istri juga hadir dalam peringatan hari jadi tersebut. Namun, Mak Rini justru absen meskipun ia baru saja lengser dari jabatan Bupati Blitar.
Ketidakhadiran Mak Rini ini semakin nampak terasa, setelah Bupati Blitar Rijanto menyebutkan satu persatu peserta Pisowanan Ageng yang hadir. Disitu, nama Rini Syarifah tak ada.
Saat dikonfirmasi wartawan, Bupati Rijanto tampak enggan menanggapi. Ia menolak berkomentar terkait absennya Mak Rini, meninggalkan spekulasi di kalangan masyarakat.
“Saya sendiri tidak bisa berandai-andai,” Jawab Rijanto soal ketidakhadiran Mak Rini, Selasa (5/8/2025).
Sebagai informasi, Rini Syarifah merupakan Bupati Blitar yang menjabat pada periode 2021-2025 sebelum posisinya digantikan oleh Bupati Rijanto. Absennya Mak Rini di acara penting ini menjadi pertanyaan besar, terutama karena tahun-tahun sebelumnya ia selalu hadir, bahkan menjadi tuan rumah.
Ketidakhadiran Mak Rini pun memunculkan spekulasi bahwa hubungannya dengan Bupati Blitar Rijanto masih panas usai Pilkada lalu. Saat ditanya soal spekulasi tersebut, Rijanto pun tidak mau berandai-andai.
“Tanya saja panitia,” ucap singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Rini Syarifah mengenai alasan ketidakhadirannya. Publik pun menunggu penjelasan lebih lanjut di tengah momen sakral perayaan Hari Jadi Blitar ini. [owi/beq]






