Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar 33rd Annual Fashion Show di Oval Atrium, Ciputra World, Sabtu (4/5/2022). Fashion show dari prodi sarjana tersebut mengangkat tema SABAYA untuk memperingati Hari Jadi Kota Surabaya ke-729.
“Dikarenakan saat ini masih Hari Jadi Kota Surabaya ke-729, jadi sekalian kami memperingati dengan kostum-kostum yang kami ciptakan,” kata Ketua pelaksana, Alifia Mutiara Nadya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”wisata-surabaya”]
Tiara sapaan lekatnya menjelaskan ada 117 koleksi dari 39 fashion designer muda, 5 studio dan 54 model yang berpartisipasi dalam pertunjukan busana tersebut. 117 koleksi itu terdiri dari 78 busana wanita dan 39 busana pria dengan berbagai macam jenis busana. “Ada berbagai macam tidak hanya satu jenis busana saja mulai dari ready to wear, special wear dancostumate,” kata Tiara.
Menurut Tiara, tema SABAYA yang diangkat menginterpretasikan arti berbagai sisi Surabaya yang terinspirasi dari lokasi atau tempat wisata yang ada di Kota Pahlawan. “Jadi kami coba representasikan pariwisata di Surabaya ke dalam bentuk karya busana yang terinspirasi dari beberapa tempat wisata yang ada,” katanya.
Berbagai tempat wisata di Surabaya yang menjadi subtema itu di antaranya Sparta yang terinspirasi dari gemerlapnya Jalan Tunjungan, Bhadrika yang menggambarkan Klenteng Sanggar Agung dan Monka yang berarti Monumen Kapal Selam atau Monkasel.
Lalu ada Recta yang menggambarkan Tugu Pahlawan dan Nirbaya yang merupakan gambaran dari Patung Surabaya. Atas terselenggaranya pertunjukan busana tersebut, Tiara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara bisa berjalan sukses. Semoga ini menjadi bagian dari kontribusi anak-anak muda Unesa dalam melestarikan karya-karya busana dengan sentuhan pariwisata Kota Surabaya,” katanya. [asg/suf]






