Pamekasan (beritajatim.com) – Mahasiswa program doktoral Prodi Studi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, menghasilkan 8 (delapan) produk ilmiah berupa buku dari empat rumpun keilmuan. Karya tersebut merupakan hasil dari proses penelitian panjang yang dilakukan selama satu semester terakhir.
Produk tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan teori semata, tetapi juga memberikan kontribusi praktis terhadap beragam persoalan pendidikan, sosial dan keislaman. Sehingga produk yang dipublikasikan tersebut, diharapkan bermanfaat bagi masyarakat secara umum.
“Produk buku yang kami hasilkan bersama rekan-rekan seperjuangan ini mencerminkan kedalaman analisis serta integrasi antara kajian akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya di kalangan akademisi,” kata salah satu mahasiswa doktoral Prodi Pendidikan Islam, Affan, Senin (27/4/1026).
Selain itu pihaknya menilai proses penulisan tidak terlepas dari bimbingan intensif para dosen serta dukungan lingkungan akademik yang kondusif. “Oleh karena itu, kami berharap buku ini dapat memberikan manfaat serta membuka ruang diskusi ilmiah yang lebih luas,” harapnya.
Sementara Direktur Pascasarjana UIN Madura, Atiqullah melalui Kaprodi Studi Islam, Muchlis Sholichin menilai pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mendorong budaya literasi dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa.
Terlebih mahasiswa doktoral tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas akhir berupa disertasi, tetapi juga mampu mendiseminasikan hasil penelitian dalam bentuk yang lebih luas dan mudah diakses, termasuk buku hingga artikel bertaraf internasional.
“Produk ilmiah dalam bentuk buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, maupun masyarakat umum. Ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai keislaman,” tegasnya.
Sementara Rektor UIN Madura, Saiful Hadi mengungkapkan komitmennya untuk memperkuat posisi institusi yang dipimpinnya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam yang produktif dan relevan dengan tantangan dan perkembangan era.
“Kedepan kita menargetkan lebih banyak lagi publikasi berkualitas dari kalangan mahasiswa maupun dosen, baik di tingkat nasional maupun internasional dengan tetap berpegang pada prinsip utama sebagai kampus religius, kompetitif dan kolaboratif,” pungkasnya. [pin/aje]






