Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggandeng Konsulat Jenderal Australia di Surabaya meluncurkan AussieBanget Corner di perpustakaan pusat. Fasilitas ini mempermudah akses informasi beasiswa dan studi bagi mahasiswa.
Pelaksana Tugas Wakil Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Will Lee, menyebut pojok informasi ini merupakan jejaring kedelapan di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Program ini membidik peningkatan minat studi luar negeri.
“Pendidikan telah lama menjadi fondasi hubungan bilateral kita, kami bangga menghadirkan #AussieBanget Corner ke ITS,” ujar Will Lee, Kamis (11/6/2026).
Ruang edukasi ini memuat panduan Beasiswa Australia Awards untuk jenjang magister, doktor, hingga pelatihan pendek. Pusat data mencatat kini ada sekitar 25.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di sana.
“Beasiswa yang paling terkenal untuk mahasiswa Indonesia adalah Australia Awards. Yang termasuk study yang lebih panjang S2, S3 dan juga penelitian yang lebih jangka pendek,” kata Will Lee.
Sementara itu, Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati menilai kehadiran fasilitas baru ini memperkuat hubungan akademik kedua pihak. Pihaknya kini tengah merancang perluasan program gelar ganda ke berbagai universitas mitra di Australia.
“Sekarang memang kita sedang menjajaki potensi untuk lebih banyak prodi yang memiliki program double degree karena ternyata memang mahasiswa banyak yang tertarik,” ungkap Bambang.
Saat ini program tersebut baru berjalan pada jurusan manajemen bisnis, informatika, dan teknik elektro. Bambang berharap ke depan area ini bisa berfungsi sebagai tempat konsultasi pendidikan secara berkala.
“Kita ini pasti akan dikembangkan tidak hanya tempat mampir membaca informasi, tapi tadi ada informasi tidak hanya tentang Australia in general culture gitu, tapi lebih banyak ke beasiswa,” tandas Bambang. [ipl/kun]






