Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa. UKT Unej. masih lebih terjangkau jika dibandingkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain di Jawa.
“Calon mahasiswa baru jangan khawatir sebab sesuai dengan kebijakan Kemendiktisaintek, maka UKT Unej tidak naik, masih sama dengan UKT tahun lalu,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Unej Slamin, sebagaimana dilansir Humas Unej, Rabu (12/3/2025).
Selain itu, mahasiswa baru juga berkesempatan memperoleh beasiswa dengan bermodal prestasi bidang akademik dan atau non akademik. Selain itu mereka disarankan aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan.
Unej telah menyalurkan beragam beasiswa baik dari lembaga pemerintah, BUMN hingga perusahaan swasta, termasuk fasilitas Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K). Tahun ini ada 5.783 siswa yang mendaftarkan diri ke Unej via jalur prestasi dengan fasilitas KIP-K. Baik 22 persen dari tahun lalu yang hanya 4.758 pendaftar.
Selain UKT yang tidak semahal kampus lain di Jawa, Unej memiliki sejumlah kelebihan yang menarik minat mahasiswa. Salah satunya soal biaya hidup. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada 2024, Jember adalah kota dengan biaya hidup terendah nomor sembilan di Indonesia.
Beragamnya masyarakat Jember dengan keramahan terhadap pendatang juga menciptakan atmosfer yang kondusif untuk dunia akademis. Slamin mengutip Harian Kompas yang menempatkan wilayah Tapal Kuda sebagai wilayah slow living nomor lima di Indonesia. “Artinya lingkungan di Jember cocok banget buat belajar,” katanya.
Kualitas Unej pun semakin meningkat. Unej menduduki peringkat 13 di Indonesia untuk Times Higher Education World University Rangking. Semakin banyak pula program studi yang memperoleh akreditasi unggul, dan akreditasi internasional. [wir]






