Surabaya (beritajatim.com)- Menjalani magang sambil mengerjakan skripsi memang tidak mudah. Di satu sisi, anda ingin bekerja dengan baik di tempat magang untuk menambah pengalaman. Namun di sisi lain, tugas dan revisi skripsi juga terus menunggu.
Banyak mahasiswa merasa kewalahan karena harus membagi waktu antara keduanya. Meski begitu, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu anda agar magang dan skripsi tetap berjalan lancar tanpa membuat stres berlebihan.
Hal pertama yang penting dilakukan adalah membuat target yang realistis. Jangan hanya berkata, “hari ini mau mengerjakan skripsi,” tetapi buat target yang lebih jelas, misalnya “menyusun kerangka Bab 1”.
Membagi pekerjaan besar menjadi tugas kecil akan membuat skripsi terasa lebih ringan dan tidak terlalu menakutkan. Fokuslah pada progres kecil setiap hari, karena sedikit demi sedikit tetap akan membuahkan hasil.
Selain itu, biasakan untuk mencicil skripsi setiap hari, walaupun hanya sebentar. Anda bisa meluangkan waktu sekitar 20-30 menit untuk membaca jurnal, membuat kerangka tulisan, atau mencari referensi sumber lainnya. Waktu-waktu kecil seperti saat istirahat makan siang juga bisa dimanfaatkan untuk membaca referensi atau mencatat ide yang tiba-tiba muncul.
Supaya lebih teratur, anda juga bisa memakai teknik manajemen waktu seperti Pomodoro atau Time Blocking. Teknik Pomodoro dilakukan dengan fokus bekerja selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit agar tidak cepat lelah. Sedangkan Time Blocking membantu membagi jadwal harian dengan jelas, misalnya kapan waktu untuk pekerjaan magang dan kapan waktu khusus mengerjakan skripsi. Dengan begitu, keduanya tidak saling mengganggu.
Jangan lupa untuk menjalin komunikasi yang baik dengan atasan di tempat magang. Sampaikan dengan jujur bahwa anda juga sedang menyelesaikan tugas akhir. Agar atasan anda memberi sedikit kelonggaran jika anda harus bimbingan atau mengejar tenggat revisi sewaktu-waktu.
Selain itu, gunakan dukungan dari orang-orang di sekitar anda. Jangan memendam semua beban sendirian. Jika merasa kesulitan, cobalah berdiskusi dengan dosen pembimbing, mentor, atau teman seperjuangan.
Bergabung dengan kelompok belajar atau grup menulis juga bisa membantu menjaga semangat.
Hal penting lainnya yang sering terlupakan adalah menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup. Tubuh dan pikiran yang lelah akan membuat anda sulit fokus. Karena itu, usahakan tetap makan makanan bergizi, tidur yang cukup, dan melakukan olahraga ringan.
Sebagai bentuk penyemangat, jangan lupa untuk memberi hadiah kecil pada diri sendiri. Setelah berhasil menyelesaikan satu bagian skripsi atau mengirim revisi, lakukan hal-hal yang anda sukai, seperti menonton film favorit atau membeli camilan kesukaan.
Cara sederhana ini bisa membuat proses mengerjakan skripsi anda terasa lebih ringan dan menyenangkan. Tetaplah semangat, karena setiap langkah kecil yang dilakukan akan membawa anda semakin dekat menuju wisuda. [Wakhdah Alisa Berliana]






