Magetan (beritajatim.com) – Magetan Art Venue kembali digelar oleh Mageti Art di Gedung Tripandita Magetan. Pameran seni rupa kali ini menampilkan 20 karya dari seniman lokal Magetan, Madiun, dan Ngawi. Total ada 18 karya lukis dan dua seni instalasi. Pameran bakal digelar mulai 25 November 2023 sampai 3 Desember 2023.
Ketua Mageti Art Hendra Prast mengatakan, sekitar dua bulan lebih dilakukan proses kurasi. Pihaknya melakukan open call sejak akhir Agustus 2023 lalu. Hingga tersaring sampai 12 perupa yang turut serta dalam pameran ini. Selanjutnya karya mereka dikuratori Heri Kris asal Yogyakarta.
“Saat open call, ada beberapa seniman di kawasan Madiun Raya yang ikut seleksi. Pun, setelah seleksi tersaring beberapa seniman dari luar Magetan. Ada dua dari Madiun, satu dari Ngawi,” kata Hendra usai pembukaan acara Magetan Art Venue, Sabtu (25/11/2023)
“Kali ini memang tidak mengambil tema khusus. Sehingga, karyanya memang variatif. Untuk tahun ini, berbeda dari tahun kemarin karena tidak lagi bekerja sama dengan Pemkab Magetan. Kalau dulu kan ada kerjasamanya, namun saat ini tidak,” tambahnya.
Pantauan beritajatim.com, seni lukis yang dipamerkan tak hanya bermedia kanvas, tapi termasuk media kulit sapi. Sepeerti karya milik Wahyu Galino. Untuk seni instalasi, ada gundukan gabah di lantai gedung Tripandita. Diatasnya terdapat ledung dan ani-ani (pemotong padi tradisional) raksasa. Seni instalasi itu karya Agung WHS
Tahun depan, Mageti Art mewacanakan untuk menggelar open call seniman se-Jawa Timur untuk mengikuti Magetan Art Venue. Meski, waktu persiapan pasti lebih panjang ketimbang yang digelar tahun ini. “Tahun ini, sebagian seniman kami yang baru pulang pameran dari Vietnam itu langsung melakukan persiapan untuk Magetan Art Venue kali ini,” pungkasnya. [fiq/kun]
BACA JUGA: 4 Wisata Alam di Magetan yang Wajib Dikunjungi Saat Weekend







