Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC mulai lupa cara menang dalam mengarungi ketatnya jadwal Super League 2025-2026, seiring dengan hasil minor yang mereka torehan dalam empat laga terakhir kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Terbaru, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab justru gagal memanfaatkan peluang sebagai tim tuan rumah kala menjamu PSBS Biak, pada pekan ke-19 Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (31/1/2026). Sebab pada laga tersebut, mereka justru harus puas berbagi poin bersama Badai Pasifik melalui skor imbang tanpa gol.
Padahal pada laga tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu sangat berambisi untuk mengakhiri rentetan hasil minor dari tiga laga sebelumnya yang gagal mendulang poin. Terlebih dari dua laga tersebut, mereka justru dikalahkan Persebaya Surabaya dan PSIM Yogyakarta di Gelora Rato Pemelingan Pamekasan.
“Dari awal kita memiliki rencana untuk menyerang (lawan PSBS), tapi lawan menerapkan permainan bertahan yang solid. Kita tahu mereka akan melakukan taktik itu, dan kita terus mencoba dan terbukti babak kedua ada peluang berkat perubahan taktik, tapi belum cukup memenangi pertandingan,” kata Pelatih Madura United FC, Carlos Periera usai laga lawan PSBS Biak.
Kegagalan mengamankan poin kala menjamu PSBS Biak justru memperparah keadaan mereka, baik bagi motivasi para pemain maupun posisi mereka di tangga klasemen Super League. Sebab tambahan 1 poin justru membuat mereka masih relatif belum aman dari zona merah degradasi.
Saat ini Madura United masih tertahan di posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 18 poin berkat hasil 4 kali menang, 6 kali imbang, serta 9 laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Mereka baru mampu mencetak 18 gol dan sudah kebobolan sebanyak 26 gol dari 19 laga yang dijalani. Mirisnya, angka total pertandingan justru lebih banyak dibanding raihan poin yang mereka koleksi.
Terlebih saat ini mereka hanya unggul 6 poin dari tim teratas penghuni zona merah degradasi, Persijap Jepara yang masih memiliki tabungan 1 laga. Terlebih jika sore nanti, mereka berhasil menambah poin dari Arema, torehan poin justru akan semakin menipis.
Memang pada laga selanjutnya, Madura United bakal bentrok melawan tuan rumah Persijap Jepara pada pekan ke-20 Super League, Sabtu (7/2/2026). Sekaligus harus dijadikan momentum untuk meningkatkan motivasi pemain maupun posisi mereka di tangga klasemen.
“Selama ini kita sudah mencoba yang terbaik, dan kita akan kembali mencoba pada laga berikutnya (menghadapi tuan rumah Persijap Jepara),” pungkas juru taktik berkebangsaan Brasil. [pin/aje]






