Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC, gagal melaju ke babak final AFC Challenge League 2024-2025, pasca bermain imbang 3-3 menjamu Svay Rieng pada leg kedua semifinal di Stadion Joko Samudro Gresik, Kamis (17/4/2025) sore.
Sebab pada laga leg kedua babak semifinal AFC Challenge League 2025, Laskar Sape Kerrab wajib mengalahkan tim tamu dengan skor harus lebih dari 3 gol akibat kekalahan telak 3 gol tanpa balas pada laga leg pertama di Stadion Marodok Techno, Phnom Pen, Kamis (10/4/2025) lalu.
Mengawali laga tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, justru dikejutkan dengan gol cepat tim tamu yang dicetak Silva Gibriel saat laga baru berjalan 5′ menit. Skor berubah, Madura United 0-1 Svay Rieng.
Kondisi tersebut membuat pemain Madura United semakin tertakan, di mana mereka masih memiliki beban dari hasil laga leg pertama. Beruntung Pedro Monteiro mampu menyamakan skor menjadi 1-1 saat laga memasuki menit 27′.
Hanya saja gol tersebut tidak berlangsung lama, sebab Svay Rieng justru kembali unggul 1-2 berkat gol Bounphachan Bounkong, semenit pasca gol kedua pada laga tersebut, tepatnya pada menit 28′. Skor tersebut bertahan hingga interval pertama usai.
Memasuki babak kedua, kedua tim mencoba melakukan rotasi pemain guna merealisasikan misi masing-masing. Perubahan strategi tersebut justru berpihak pada Svay Rieng, di mana mereka justru kembali mampu mencek gol ke gawang tim tuan rumah melalui aksi Ratanak Min pada menit 56′. Madura United 1-3 Svay Rieng.
Gol tersebut menjadi beban tersendiri bagi Madura United yang harus mengejar ketertinggalan gol. Namun Andi Irfan berhasil memperkecil skor berkat gol yang dicetaknya ke gawang Svay Rieng pada menit 58′. Skor kembali berubah, Madura United 2-3 Svay Rieng.
Memasuki menit 73′, Madura United terpaksa harus bermain dengan 10 orang pasca bek andalan mereka, Haudi Abdillah diganjar kartu merah akibat pelanggaran. Namun hal tersebut tidak membuat mereka patah semangat, terbukti pemain belakang Svay Rieng, Dara Viriek justru membobol gawang sendiri pada menit 76′.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol pamungkas, sekaligus menjadi hasil akhir laga leg kedua semifinal AFC Challenge League. Skor imbang 3-3 menjadi hasil akhir, sekaligus memastikan Madura United gagal melaju ke babak final akibat kalah agregat 3-6 dari Svay Rieng. [pin/but]






