Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali gagal mengamankan poin akibat kekalahan 0-1 dari tim tamu Persija Jakarta, pada lanjutan Super League 2025-2026, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Jum’at (24/10/2025).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Sape Kerrab langsung mencoba mencuri peluang dan berinisiatif untuk tampil dominan. Namun tim tamu Macan Kemayoran, justru tampil lebih solid dan terorganisir.
Tim tuan rumah mulai mampu keluar dari tekanan kembali menemukan ritme permainan pada menit 15′, hanya saja hal tersebut tidak berlangsung lama, sebab tim tamu justru kembali tampil solid dan mendominasi laga.
Kondisi tersebut membuat Madura United harus bekerja ekstra keras meredam agresifitas permainan Persija, terlebih Persija tampil solid dan disiplin, sehingga membuat tim tuan rumah mulai tampak kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki menit 37′, Persija justru mampu memecah kebuntuan melalui aksi Maxwell yang mampu meneruskan crossing cepat dari sektor kiri pertahanan Madura, serta membuat Kiper Madura United, Miswar Saputra mati langkah. Madura United 0-1 Persija.
Tertinggal satu gol membuat Madura mulai termotivasi, namun Persija tidak membiarkan lawan bisa mengembangkan permainan. Sehingga hingga 45′ menit waktu normal, skor bertahan untuk keunggulan Persija 1 gol dari tuan rumah Madura United.
Memasuki babak kedua, Pelatih Madura Angel Alfredo Vera mencoba merubah taktik dengan melakukan pergantian pemain. Sementara Persija tetap bertahan dengan komposisi tim seperti pada babak pertama.
Rotasi tersebut terbilang ampuh, di mana mereka mulai bisa keluar dari tekanan dan memberikan tekanan balik terhadap tim tamu. Beberapa peluang mulai bisa mereka dapatkan dan membuat barisan pertahanan Persija mulai bekerja ekstra.
Sebanyak 3.197 pasang mata yang memadati Stadion Rato Pemelingan Pamekasan mulai bergemuruh, beberapa peluang yang didapat Lulinha cs mulai menjadi asa untuk mengejar gol dan menyamakan kedudukan.
Kondisi tersebut membuat pelatih Persija, Mauricio Souza mulai melakukan perubahan taktik dengan rotasi pemain. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi agresivitas permainan tim tuan rumah yang mulai meningkat.
Suasana laga semakin menarik, jual beli serangan diperagakan kedua tim dengan misi berbeda. Namun bagi Madura, gol menjadi harga mati untuk terhindar dari kekalahan, terlebih Persija tetap bermain tenang dan solid meskipun tengah dalam tekanan.
Namun hingga memasuki menit akhir plus tambahan waktu 4′ menit, skor tidak berubah seperti hasil babak pertama. Skor akhir, Madura United 0-1 Persija Jakarta. [pin/ian]






