Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC tergabung di Grup E turnamen AFC Challenge League 2024, yang dijadwalkan berlangsung di Mongolia, pada November 2024 mendatang.
Tim berjuluk Laksar Sape Kerrab, memastikan diri tampil pada ajang internasional level Asia, berkat hasil finish sebagai runner up pada kompetisi BRI Liga 1 Musim 2023-2024 lalu.
Berdasar hasil drawing grup pada ajang tersebut, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, tergabung bersama PKR Svay Rieng dari Kamboja, serta klub asal Mongolia, SP Falcons yang notabene terpilih sebagai tim tuan rumah.
“AFC Challenge League merupakan ajang kompetisi bagi klub-klub sepakbola dari berbagai negara di Asia, hal ini tentunya akan menjadi tantangan baru bagi Madura United FC,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, Jum’at (23/8/2024).
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab Madura United menjadi satu-satunya klub Indonesia, yang berkompetisi pada ajang tersebut. “Madura United akan membawa nama besar Pulau Madura secara khusus, dan Indonesia pada umumnya di pentas sepakbola Asia,” ungkapnya.
“Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kualitas sepakbola kita di tingkat Asia, kami memohon doa dari seluruh suporter Madura Bersatu, agar Laskar Sapeh Kerrab bisa memberikan penampilan yang maksimal,” pintanya.
Dari itu pihaknya mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi ajang tersebut, tentunya dengan harapan doa dan dukungan dari seluruh elemen suporter. “Madura United optimis dapat memberikan hasil yang terbaik di AFC Challenge League 2024,” tegasnya.
Hanya saja pihaknya meyakini jika laga tersebut akan berlangsung sengit, mengingat lawan yang dihadapi merupakan tim-tim kuat dari Kamboja dan Mongolia. “Namun dengan semangat juang dan strategi yang tepat, Madura United FC siap memberikan perlawanan terbaik,” pungkasnya. [pin/but]






