Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC mendapatkan banyak pelajaran kala berhasil mengamankan poin berkat kemenangan tipis 3-2 dari Persita Tangerang, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (6/3/2024).
Hal tersebut disampaikan Pelatih Laskar Sape Kerrab, Mauricio Souza pasca timnya mampu mengamankan poin saat menjamu Persita pada laga pekan ke-28 Liga 1 2023.
Pada laga tersebut, Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan sempat tertinggal gol dan akhirnya sukses mengakhiri laga dengan sebuah kemenangan, sekaligus menjaga asa tetap bersaing di papan atas klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Kelima gol pada laga tersebut, masing-masing tiga gol Madura melalui aksi Francisco Rivera (21′) serta sepasang gol bunuh diri pemain Persita, Christian Rontini (24′ dan 68′). Sedangkan dua gol Persita dicetak E Muhrom (18′) dan Ramiro Ezequiel Fergonzi (46′).
“Kita banyak mendapatkan hal penting dari laga ini, termasuk juga beberapa hal negatif pada tim kita yang selalu selalu kebobolan lebih dulu,” kata Mauricio Souza.
Hal itu menandakan adanya poin yang harus segera dibenahi, guna merealisasikan target 4 besar pada klasemen akhir. “Kita banyak kesalahan di sektor pertahanan, tapi kita juga bisa lihat kekuatan tim yang selalu bisa mengejar ketertinggalan dan membalikkan skor,” ungkapnya.
“Ini (mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul) menandakan jika tim kita memiliki kekuatan besar, apalagi kita melawan tim kuat yang berjuang menjauh dari zona degradasi,” sambung Coach Mauricio.
Namun juru taktik berkebangsaan Brasil, juga tetap mengapresiasi semangat juang anak didiknya yang sudah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan, sekaligus mengamankan poin di laga kandang.
“Memang pada laga ini, cuaca dan kondisi lapangan kurang mendukung. Tapi kita perlu apresiasi semangat pemain, mereka sudah bekerja keras dan tetap semangat menjalankan instruksi hingga mendapatkan poin sempurna,” pungkasnya. [pin/but]






