Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali bertekad mengakhiri rentetan hasil minor kala bertandang ke markas Persis Solo, pada pekan ke-21 Super League di Stadion Manahan, Solo, Jum’at (13/2/2026).
Kekalahan 1-2 Laskar Sape Kerrab kala menjamu Persis Solo pada putaran pertama Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, tentunya menjadi motivasi penting di tengah tren tanpa kemenangan di beberapa laga terakhir.
Selain tekad mengakhiri catatan hasil minor, laga tersebut juga menjadi momentum penting untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. Terlebih saat ini posisi mereka relatif sangat mepet dengan zona merah degradasi.
“Sejauh ini kami sudah melakukan persiapan maksimal, karena kami tahu laga ini menjadi spesial untuk meraih poin, dan kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan 3 poin,” kata Pelatih Madura United FC, Carlos Periera.
Juru taktik berkebangsaan Brasil, juga mengakui jika saat ini timnya belum mampu memuaskan banyak pihak akibat hasil minor di beberapa laga terakhir. “Performa tim tidak selalu bermain buruk, hanya saja kami belum bisa mencetak gol di beberapa laga. Lawan Persis kita harus meningkatkan kualitas,” tegasnya.
Seperti diketahui, saat ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu menempati posisi 14 klasemen sementara dengan torehan 18 poin berkat hasil 4 kali menang, 6 kali imbang, dan 10 kali kalah. Mereka baru mencetak 18 gol dan sudah kebobolan sebanyak 27 gol dari 20 laga yang dijalani.
Sementara Persis Solo menempati posisi dasar klasemen dengan torehan hanya 11 poin berkat hasil 2 kali kemenangan, 5 kali imbang, dan 13 laga lainnya menelan kelahan dari 20 laga yang dijalani. Meraka mencetak 20 gol dan kebobolan 40 gol. [pin/aje]






