Pamekasan (beritajatim.com) – Keluarga Besar Madura United FC, menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu legenda sepakbola Indonesia, Bejo Sugiantoro. Ia mengakhiri perjalanan hidup ketika melakukan hal yang dicintainya, yakni sepakbola, Selasa (25/2/2025).
“Segenap keluarga besar Madura United FC, turut berbela sungkawa atas berpulangnya Coach Bejo Sugiantoro. Semoga segala kebaikannya diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, alfatihah,” dikutip dari medsos resmi Madura United FC, Rabu (26/2/2025).
Berdasar informasi yang dihimpun beritajatim.com, pria kelahiran Sidoarjo, 2 April 1977. Sempat mengikuti fun football di Lapangan SIER Surabaya. Namun tiba-tiba, Bejo mengalami kolaps dan mendapatkan pertolongan dari rekan-rekannya di lapangan.
Bahkan dalam satu moment, almarhum sempat sadar dan akhirnya dibawa ke RS Royal Surabaya. Namun takdir berkata lain, pemain yang identik dengan nomor punggung 5 ketika aktif bermain sepakbola, dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan pertolongan maksimal di rumah sakit.
Kepergian pria yang akrab disapa Abah Bejo, tentunya sangat mengagetkan banyak pihak. Terlebih baru-baru ini, ia masih berstatus sebagai pelatih kepala Deltras FC yang berkompetisi di Liga 2. [pin/ted]






