Surabaya (beritajatim.com) – SMKN 2 Surabaya mencatatkan prestasi mentereng dengan tingkat keterserapan lulusannya di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) mencapai lebih dari 81 persen. 27 persen di antaranya bahkan terserap tanpa masa tunggu.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim), Aries Agung Paewai. Ia memuji metode pembelajaran dan fasilitas SMKN 2 Surabaya, khususnya program otomotif yang bermitra dengan Toyota.
Kerjasama ini memungkinkan guru dan siswa mengikuti pelatihan langsung di fasilitas Toyota di Ngoro, Mojokerto, serta memberikan wawasan dan keterampilan industri yang mendalam. “Program ini mempersiapkan siswa untuk bersaing di dunia kerja,” kata Aries, Minggu (16/3/2025).
Ia menekankan pentingnya kolaborasi sekolah dan industri untuk meningkatkan keterampilan siswa sesuai kebutuhan pasar, sehingga menghasilkan lulusan berkualitas dan siap kerja.
Aries berharap lebih banyak sekolah vokasi mengadopsi metode pembelajaran inovatif untuk meningkatkan soft skills dan hard skills siswa. “Kerjasama sekolah dengan DUDI penting dilakukan untuk meningkatan keterampilan pada murid,” katanya.
Kepala SMKN 2 Surabaya, Bambang Poerwowidiantoro, menjelaskan beberapa metode pembelajaran di jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), termasuk kurikulum yang disinkronkan dengan Toyota Technical Education Program (T-TEP), pembelajaran berbasis worksheet online di bengkel dengan sistem rotasi kelompok, dan penggunaan Learning Management System (LMS) Team GP dari Toyota Astra Motor.
Penguatan kompetensi juga diterapkan pada guru melalui pelatihan offline di Toyota Astra Motor dan On the Job Training selama dua minggu di bengkel resmi Toyota. “Selain murid, penguatan skill juga kami lakukan untuk guru,” ujar Bambang.
Selain itu, fasilitas yang mendukung pembelajaran juga ditingkatkan, termasuk peralatan servis, SST (service special tools), spare part Toyota, unit kendaraan untuk praktik, program PKL di bengkel resmi Toyota, dan sertifikasi kompetensi.
Sebelumnya, Aries telah berkunjung ke SMKN 2 Surabaya. Kunjungan dan apresiasi yang diberikan Dindik Jatim ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperkuat sinergi antara sekolah dan industri. [ipl/but]






