Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu pusat perbelanjaan tertua di Kota Malang diketahui terbakar hebat pada Selasa (2/5/2023) dini hari. Diduga, api pertama kali muncul dari lantai 3 gedung Malang Plaza dan merambat dengan cepat ke bagian depan gedung hanya dalam waktu satu jam.
Perlu diketahui, mal yang berada di Jalan H. Agus Salim ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan modern dengan umur tertua di Kota Malang. Selain itu, Malang Plaza merupakan mal pertama yang memiliki eskalator.
Untuk menambah informasi dan wawasan, berikut ini adalah sejarah singkat dari berdirinya Malang Plaza.
BACA JUGA: Kronologi Kebakaran Malang Plaza, Warga Rasakan Hawa Panas
Sejarah Malang Plaza
Mal ini berdiri pertama kali di tahun 1985, yang kini artinya mal tersebut telah berusia 38 tahun. Malang Plaza juga menjadi mal pertama yang memiliki fasilitas eskalator di Kota Malang, sehingga pada masanya, masyarakat Malang banyak yang mengunjungi mal ini tidak hanya untuk belanja, namun juga untuk menjajal eskalatornya.
Selain menjadi tempat berbelanja, mal yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Wahono ini juga banyak digunakan sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya di Kota Malang. Sejumlah warga Malang dapat mengunjungi konser musik atau pameran seni yang diselenggarakan di Malang Plaza.
Tidak hanya itu, Malang Plaza juga sudah dilengkapi oleh bioskop, yakni Mandala Cinema 21. Sampai saat ini, Mandala Cinema 21 masih banyak dipilih sebagai tempat menonton film – film terbaru karena harganya yang bisa dibilang lebih murah dari bioskop lainnya.
BACA JUGA: Kebakaran di Malang Plaza, Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa
Seiring berjalannya waktu, Malang Plaza terus mengalami perkembangan, mulai dari bertambahnya tenant, hingga perluasan wilayah. Bahkan mal ini juga mengikuti perkembangan teknologi sesuai dengan zamannya, salah satunya di masa kini ialah menyediakan metode pembayaran secara elektronik.
Hal ini terbukti dengan eksisnya Malang Plaza hingga saat ini. Padahal, mall – mall lain dengan fasilitas yang lebih modern telah banyak berdiri di Kota Malang. Namun tetap saja, Malang Plaza masih menjadi mall favorit bagi sebagian masyarakat Malang hingga hampir setiap hari dipadati oleh pengunjung, tidak hanya untuk berbelanja, namun juga untuk sekedar berjalan – jalan menghabiskan waktu.
Di tahun 2010 hingga sekarang, Malang Plaza lebih dikenal dengan pusat perbelanjaan elektronik dan gawai terbesar di Kota Malang, mulai dari smartphone hingga komputer tersedia lengkap di sana.
Ludesnya Malang Plaza karena dilahap si jago merah ini tentu menjadi kabar yang tak menyenangkan bagi warga Malang, karena bagaimanapun mal ini menyimpan kenangan tersendiri bagi mereka. (mnd/nap)






