Pamekasan (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pamekasan dan sekitarnya, mengakibatkan luapan air sungai Leggung, mengenangi halaman hingga rumah warga di dua desa berbeda di Kecamatan Galis, Pamekasan,, Minggu (13/2/2022).
Dua desa terdampak luapan tersebut, meliputi Desa Galis dan Desa Bulay. Terparah terjadi di Desa Bulay, di mana genangan air juga ada sebagian yang masuk dan mengenangi rumah warga. Sedangkan di Desa Galis, hanya mengenangi halaman rumah warga.
“Terdampak genangan akibat luapan Sungai Lenggung, meliputi Dusun Galis Dhaja dan Tengah, Desa Galis, serta Desa Bulay yang sebagian mengenangi rumah warga,” kata Kasi Pengendalian dan Sarana Prasarana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bpbd-pamekasan”]
Akibat kejadian tersebut, sejumlah personel BPBD Pamekasan, mulai dari Tim Reaksi Cepat (TRC) hingga relawan, diterjunkan ke beberapa titik berbeda. Termasuk sejumlah personil gabungan dari unsur TNI-Polri di Kecamatan Galis, Pamekasan.
“Dugaan sementara karena saluran sempit dan membuat air tidak lancar, terlebih intensitas hujan cukup tinggi sejak tadi siang. Tapi saat ini, air mulai surut dan tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Sebelumnya, hujan yang disertai angin terjadi di Pamekasan, sekitar pukul 12:30 WIB mengakibatkan beberapa bangunan di dua desa berbeda di Kecamatan Galis, dan Larangan, rusak. Meliputi Desa Peltong, Larangan, serta Desa Polagan, Galis. [pin/suf]






