Magetan (beritajatim.com) – Jika berencana mengunjungi Kabupaten Magetan, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner legendars yang tak lekang oleh waktu, yakni lontong kikil Dakutah.
Warung lontong kikil yang berlokasi di Desa Sumberdukun, Kecamatan Ngariboyo ini telah menjadi favorit banyak orang, baik warga lokal maupun wisatawan.
Keunikan lontong kikil Dakutah terletak pada proses pembuatannya yang masih menggunakan cara tradisional. Kikil dimasak menggunakan kayu bakar di atas pawon, menghasilkan aroma yang khas dan rasa yang lebih kaya.
Asap dari kayu bakar berpadu dengan harumnya kuah kikil yang kental dan pedas, menciptakan perpaduan rasa yang menggugah selera.

“Rasanya sih tekstur kikilnya juga empuk dan tidak amis. Sejak tahun 2015 saya sering sama Ibu diajak makan ke sini hingga sekarang. Harganya terjangkau kok,” ujar Okta Kuncoro, salah satu pelanggan setia warung lontong kikil Dakutah, Jumat (09/08/2024)
Senada dengan Okta, Sri Wulandari juga memberikan pujiannya. “Enak mantab, kikilnya empuk ya. Yang enggak suka jadi suka kan, enggak berasa lengurnya. Lontongnya enak juga, baru sekali ini mencoba. Harganya juga terjangkau,” ungkapnya.
Salah satu keistimewaan lontong kikil Dakutah adalah penggunaan daun pisang sebagai pembungkus lontong. Hal ini membuat lontong memiliki aroma yang khas dan rasa yang lebih sedap.
Selain itu, kikil yang digunakan juga tidak dimasak menggunakan santan. Meskipun begitu, kuah kikil tetap terasa kental dan kaya akan rasa.
Jainem, pemilik warung lontong kikil Dakutah, mengungkapkan bahwa warungnya sudah berdiri sejak tahun 1998. “Sudah sejak 1998, pengunjung yang datang banyak dari luar daerah seperti Ngawi, Ponorogo, Madiun. Dalam sehari bisa menghabiskan 100 bungkus kikil atau seberat 50 kilogram,” ujarnya.
Warung lontong kikil Dakutah buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB, kecuali hari Minggu. Untuk menikmati semangkuk lontong kikil yang lezat ini, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp25.000.
Lokasi warung lontong kikil Dakutah cukup strategis, hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari pusat Kota Magetan atau Alun-alun. Jika sedang berkunjung ke Magetan, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner legendaris yang satu ini. [fiq/ted]







