Pasuruan (beritajatim.com) – Dunia usaha di Kabupaten Pasuruan menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan lonjakan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pasuruan, sebanyak 18.603 NIB telah diterbitkan, mencerminkan iklim investasi yang semakin kondusif.
“Jumlah NIB yang diterbitkan ini menunjukkan bahwa iklim investasi dan usaha di Kabupaten Pasuruan semakin kondusif,” ujar Kepala DPMPTSP Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad.
Dari jumlah tersebut, berbagai jenis usaha turut berkontribusi. Persekutuan Komanditer (CV) mendominasi dengan 341 NIB, diikuti oleh Perseroan Terbatas Perorangan (PT Perorangan) sebanyak 218 NIB, dan Perseroan Terbatas (PT) sebanyak 152 NIB. Sisanya terdiri dari koperasi, yayasan, perusahaan umum, dan jenis usaha lainnya.
“Keragaman jenis usaha ini menunjukkan bahwa Kabupaten Pasuruan memiliki potensi ekonomi yang luas,” tambah Syaifudin.
Dalam klasifikasi penanaman modal, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan 18.590 NIB, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) hanya mencatatkan 13 NIB. Hal ini menegaskan bahwa pelaku usaha lokal menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan.
“Lonjakan penerbitan NIB ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Kabupaten Pasuruan, seperti penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan daerah,” katanya.
Pada tahun yang sama, arus modal yang masuk ke Kabupaten Pasuruan melampaui target yang ditetapkan. Dengan nilai investasi mencapai Rp 12,9 triliun, Kabupaten Pasuruan berhasil menarik minat investor dalam jumlah besar.
“Dengan nilai investasi ini, Kabupaten Pasuruan menduduki peringkat ketiga di Jawa Timur,” tegasnya. [ada/beq]






