Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 53.237 siswa tercatat mendaftar ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui jalur SNBP 2026 hingga penutupan pendaftaran, Rabu (18/2/2026). Angka ini melonjak 26,2 persen dibanding tahun lalu.
Data menunjukkan 27.551 pendaftar memilih Unesa sebagai pilihan pertama, sementara 25.686 lainnya pada pilihan kedua. Total kenaikan jumlah peminat mencapai 11.058 orang dibandingkan periode seleksi pada tahun sebelumnya.
Unesa sendiri menambah kuota penerimaan menjadi 6.532 kursi dari sebelumnya 6.006 kursi. Hal ini untuk mengakomodasi pembukaan sembilan program studi baru yang mulai beroperasi pada tahun akademik ini.
“Kuota naik berdasarkan kebutuhan prodi baru,” ujar Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Jumat (20/2/2026).
Martadi menilai peningkatan ini sebagai cerminan kepercayaan masyarakat terhadap konsistensi mutu pendidikan dan transformasi yang dilakukan institusi.
S1 Manajemen menjadi prodi paling diminati dengan 1.804 pendaftar, disusul Psikologi dan Keperawatan. Tingginya minat juga terlihat pada rumpun humaniora dan kesehatan, seperti Akuntansi, PGSD, Ilmu Komunikasi, hingga Bisnis Digital.
Tingkat keketatan tertinggi justru didominasi sektor kesehatan, mulai dari Keperawatan, Fisioterapi, hingga Kedokteran. Konsentrasi pendaftar pada bidang ini menunjukkan persaingan masuk Unesa semakin kompetitif dan selektif bagi calon mahasiswa.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 31 Maret 2026 mendatang. Martadi mengingatkan peserta agar tetap menjaga ritme belajar untuk menghadapi UTBK sebagai langkah antisipasi jika tidak lolos dalam persaingan jalur prestasi.
Bagi siswa pemilik prestasi khusus yang belum terdaftar, Unesa masih membuka jalur Golden SNBP hingga Jumat (20/2/2026). Momentum ini menjadi jalan alternatif terakhir untuk mengamankan kursi melalui kategori prestasi yang lebih spesifik. [ipl/ian]






