Ringkasan Berita:
- Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus membuat sektor pariwisata Banyuwangi ramai wisatawan.
- Okupansi hotel dan homestay di Banyuwangi dilaporkan mencapai 100 persen.
- Pelaku industri hospitality mengaku kebanjiran tamu selama long weekend 14-17 Mei 2026.
- Pemkab Banyuwangi meminta pelaku wisata meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan wisatawan.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Momentum libur panjang atau long weekend peringatan Kenaikan Yesus Kristus membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian di Banyuwangi. Ribuan wisatawan memadati wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut selama periode libur 14-17 Mei 2026.
Lonjakan kunjungan wisatawan itu berdampak langsung terhadap tingkat hunian penginapan. Hampir seluruh hotel hingga homestay di Banyuwangi dilaporkan mengalami okupansi penuh atau fully booked dengan tingkat keterisian kamar mencapai 100 persen.
Kondisi tersebut diakui langsung oleh para pelaku industri hospitality setempat, termasuk manajemen Kokoon Hotel Banyuwangi yang selama libur panjang sibuk melayani arus kedatangan tamu dari berbagai daerah.
General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, mengungkapkan tingginya okupansi hotel menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata daerah.
“Lonjakan drastis pada angka keterisian kamar ini menjadi cerminan dari tingginya loyalitas dan kepercayaan para tamu terhadap kualitas pelayanan serta fasilitas yang kami suguhkan,” tutur Weni.
Tidak hanya hotel berbintang yang menikmati lonjakan tamu, sektor homestay milik warga juga ikut kecipratan berkah. Rumah-rumah singgah yang dikelola masyarakat lokal turut dipenuhi wisatawan selama long weekend berlangsung.
Tingginya minat wisatawan terhadap homestay disebut tidak lepas dari keberhasilan program “Homestay Naik Kelas” yang selama ini digulirkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas layanan penginapan berbasis masyarakat.
Melihat tren peningkatan kunjungan wisatawan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Hartono, meminta seluruh pelaku industri wisata meningkatkan kesiapsiagaan demi menjaga kenyamanan pengunjung.
“Kami sangat mengapresiasi dan menghaturkan rasa terima kasih atas mandat yang diberikan para wisatawan dengan menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi utama mereka. Komitmen kami adalah terus memoles mutu pariwisata daerah agar setiap kunjungan meninggalkan kesan yang mendalam,” pungkas Hartono. [alr/beq]






