Pasuruan (beritajatim.com) – Memasuki hari kedua cuti bersama, arus kunjungan wisatawan di kawasan Dairyland Farm Theme Park Prigen mulai menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Meski terjadi peningkatan jumlah pelancong, situasi di lokasi wisata andalan Kabupaten Pasuruan ini dilaporkan masih cukup terkendali.
Data terkini mencatat sebanyak 3.810 wisatawan telah memadati area wisata dari total kapasitas maksimal sebesar 5.000 orang. Peningkatan ini juga dibarengi dengan masuknya ratusan kendaraan pribadi hingga bus pariwisata ke kantong-kantong parkir yang tersedia.
“Hari ini memang ada peningkatan jumlah pengunjung dibanding hari biasa, namun masih dalam batas aman,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan.
Pihak kepolisian telah menyiagakan personel gabungan di Pos Pengamanan Cimory Prigen untuk mengatur alur keluar-masuk kendaraan. Langkah antisipasi ini diambil guna mencegah terjadinya penumpukan massa maupun kemacetan panjang di jalur tanjakan Prigen.
“Polres Pasuruan telah menyiagakan personel untuk mengatur arus kendaraan serta memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan lancar,” tambah Jazuli.
Kepadatan diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berlanjutnya masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026. Petugas di lapangan tetap melakukan pengawasan ketat, terutama pada jam-jam rawan kunjungan wisatawan saat sore hari.
Pemerintah daerah dan kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan pengamanan demi kenyamanan para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Sinergi petugas di pos pengamanan menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban selama masa cuti bersama ini.
“Kami mengantisipasi adanya peningkatan pengunjung pada hari-hari berikutnya,” tegas Kapolres Pasuruan terkait potensi lonjakan wisatawan.
Wisatawan yang berkunjung ke wilayah Prigen diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran lalu lintas. Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan di lapangan sangat diperlukan untuk menciptakan suasana liburan yang kondusif. “Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan terus kami lakukan secara maksimal demi kenyamanan masyarakat,” tutup Jazuli. (ada/kun)






