Malang (beritajatim.com) – Dr. Muhammad Alfan, S.Pd., M.Pd., Dosen Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS UM) lolos program research staff exchange. Ia melangsungkan program tersebut di Jurusan Bahasa Arab dan Bahasa Timur Tengah, Fakulti Bahasa dan Linguistik, Universiti Malaya, Malaysia pada 25 Maret hingga 01 April 2024.
Alfan menceritakan bahwa di Malaysia banyak masukan yang diterima agar kualitas artikel yang disusun semakin berbobot dan lolos di Scopus. Ia berkesempatan diskusi yang dengan dosen Assoc. Prof. Dr. Zawawi Ismail yang juga Adjunct Professor di Departemen Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.
Selanjutnya Alfan berkesempatan berdiskusi artikel bersama Wakil Dekan Fakulti Bahasa dan Linguistik, Dr. Mohamad bin Hussin dan Ketua Jabatan Bahasa Arab dan Bahasa-Bahasa Timur Tengah, Dr. Ahmad Arifin bin Sapar. Diskusi intens mengupas latar belakang, studi literatur, penentuan metode, hasil dan pembahasan, serta penyusunan simpulan hingga menjadi artikel yang berkualitas.
“Sesi diskusi artikel berlangsung hingga hari ke-5 agar menghasilkan artikel yang berkualitas tinggi dan dapat terbit di jurnal terindeks Scopus minimal Q4. Kolaborasi penelitian ini merupakan pengalaman yang luar biasa karena menargetkan capaian yang terukur,” ungkapnya.
Melalui program ini, pria yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) SPs UM ini mampu berkolaborasi dengan akademisi asing dalam publikasi internasional maupun joint research di kampus mitra. Alfan bersyukur karena berkesempatan mendapat pengalaman yang luar biasa dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab di UM.
“Besar harapan agar kolaborasi semacam ini tetap berlanjut dan publikasi yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi keilmuan bidang pendidikan bahasa Arab khususnya dan bagi seluruh dunia pendidikan pada umumnya. Pada akhir kegiatan, saya menerima cinderamata berupa buku-buku karya dosen jurusan Bahasa Arab dan Bahasa-Bahasa Timur Tengah Universiti Malaya,” katanya mengenang.
Sebagai informasi, Program Research Staff Exchange menjadi impian dosen muda yang telah menyelesaikan studi S3nya karena memberikan kesempatan untuk mengembangkan keilmuan sesuai bidang yang ditekuni secara luas. Terlebih kolaborasi dengan dosen luar negeri saat ini dibutuhkan agar jejaring bidang riset memiliki manfaat secara global.
Research Staff Exchange merupakan inisiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM yang dikhususkan bagi dosen dengan kualifikasi pendidikan terakhir S3 yang bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam QS Top 100. Selain untuk mendukung tercapainya World Class University (WCU), program ini bertujuan menghasilkan peneliti UM bereputasi internasional.
Program ini juga untuk memperluas jaringan kerjasama riset, meningkatkan jumlah publikasi ilmiah dan sitasi di jurnal internasional bereputasi. Selain itu, juga untuk meningkatkan peringkat UM di QS WUR (Quacquarelli Symonds World University Ranking). (dan/kun)






