Pamekasan (beritajatim.com) – Legislator Pamekasan, Maskur Rasid menilai langkah pemotongan dahan dan ranting pohon di daerah perkotaan mengakibatkan Pamekasan tidak lagi asri dan rindang.
Hal tersebut disampaikan menyusul suasana perkotaan yang tampak ‘gundul’ akibat pemotongan dahan dan ranting pohon di sejumlah ruas jalan perkotaan, khususnya di beberapa area Ruang Terbuka Hijau (RTH) wilayah setempat.
Kondisi tersebut juga mengakibatkan suasana kota semakin terasa panas dan silau tanpa keberadaan dahan dan daun pohon di pinggir jalan akibat langkah pemotongan yang dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan.
“Seperti yang sudah kami sampaikan, bahwa langkah pemotongan dahan dan ranting pohon ini mengakibatkan suasana kota tidak lagi rindang, bahkan suasananya terasa semakin panas,” kata Maskur Rasid, Jum’at (23/9/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”dprd-pamekasan”]
Bahkan kondisi tersebut juga membuat upaya Bupati Pamekasan, Badrut Tamam tersendat untuk mewujudkan Pamekasan Asri dan Indah melalui pepohonan rindang di beberapa titik perkotaan.
“Dengan kondisi ini, tentunya visi misi bupati untuk mewujudkan Pamekasan Asri dengan pepohonan rindang, justru dirusak dengan pemotongan pohon dan mengurangi kadar O2 yang memang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Langkah pemotongan dahan dan ranting pepohonan tersebut juga mengakibatkan suasana kota tidak terlihat asri. “Suasana teduh di sepanjang jalan sangat dibutuhkan, apalagi suhu di Pamekasan memang sangat panas. Anehnya, proses pemotongan justru dilakukan saat musim kemarau,” jelasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-pamekasan”]
“Tidak hanya itu, teknik penebangan seharusnya juga dipertimbangkan secara matang, artinya bisa dengan cara dirapikan dulu biar tampak indah dan asri. Bukan justru digunduli (potong bersih) seperti saat ini,” sesalnya.
Terlebih proses pemotongan juga dilakukan di siang hari dan sempat mengakibatkan aktivitas warga terganggu. “Setidaknya pemotongan itu dilakukan malam hari, sehingga tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan dan trotoar,” pungkasnya.
Sementara Kepala DLH Pamekasan, Cahya Wibawa belum bisa dimintai konfirmasi seputar progres pemotongan ranting dan dahan pohon di sejumlah titik perkotaan di wilayah setempat, khususnya di titik RTH di Pamekasan. [pin/but]






