Pamekasan (beritajatim.com) – Legislator Pamekasan, Tabri terbilang sigap dalam memberikan respon cepat terhadap konstituennya yang mendapatkan musibah kebakaran yang mengakibatkan 4 (empat) bangunan rumah dan dapur warga di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo, Pamekasan, ludes dilalap si jago merah, Sabtu (18/10/2025).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, politisi muda Partai Demokrat Pamekasan, juga terjun langsung ke lokasi kejadian yang notabene merupakan wilayah konstituennya, yakni daerah pemilihan (dapil) II Palengaan-Proppo.
“Pasca kebakaran, beberapa kali kami bolak balik ke lokasi kejadian untuk melayat dan memberikan semangat kepada sohibul musibah, sehingga pihak keluarga mendapatkan beragam hak akses terhadap layanan pemerintah dalam penanganan kebencanaan,” kata Tabri, Senin (20/10/2025).
Terlebih akibat peristiwa kebakaran tersebut, bangunan milik rumah Mat Sa’id (68) dan Marsintem (80) rata dengan tanah. “Usai kebakaran, kami menjembatani kebutuhan tempat berteduh sementara dengan meminta BPBD Pamekasan, menyediakan tenda, dan alhamdulillah malam itu juga langsung disediakan,” ungkapnya.
“Bahkan kebakaran yang mengakibatkan aliran listrik tidak normal juga kami fasilitasi dengan meminta pihak PLN agar bisa memperbaiki saluran listrik, alhamdulilah yang sebelumnya sebagian tidak normal malam itu juga bisa diselesaikan,” sambung Tabri.
Respon lainnya juga berkenaan dengan memfasilitasi beberapa fasilitas yang ludes terbakar api akibat kebakaran. “Mengingat seluruh perlengkapan sekolah putra korban yang masih kelas 3 SD (Sekolah Dasar), kami juga menjembatani Wabup Pamekasan, agar bisa menyiapkan kebutuhan sekolah putra korban,” jelasnya.
“Selain itu, kediaman sohibul musibah yang tidak tersisa juga harus ditangani secara maksimal. Selain menjalin komunikasi dengan donatur juga kami jembatani agar bisa mendapat akses bantuan RTLH kebencanaan,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui BPBD maupun pihak terkait, agar segera memberikan respon cepat terhadap penanganan pasca bencana dan pemilihan psikologis korban.
“Namun yang pasti kami ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya, hal ini kami lakukan sebagai wujud pertanggung jawaban kepada warga yang mengamanahkan tugas kepada kami sebagai wakilnya, dan kami komitmen memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya. [pin/but]






