Banyuwangi (beritajatim.com) – Vaksinasi lansia di Banyuwangi terus berlanjut. Pemda setempat menargetkan Juni depan seluruh lansia selesai divaksin.
Memaksimalkan potensi itu, Kota di ujung timur Pulau Jawa ini membuka layanan jemput bola vaksinasi Covid-19. Tanggapan warga khususnya lansia menyambut gembira layanan ini. Bahkan mereka turut antusias mengikuti vaksinasi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pun turun memantau langsung jemput bola vaksin covid-19 yang dilaksanakan 45 puskesmas se-Banyuwangi.
Ipuk pun ikut menjemput para lansia tersebut. ”Ayo Bu Misnah, kita ke kantor kelurahan untuk vaksinasi. Ayo, mbah ke mobil semua ya, Insya Allah biar sehat terus,” ajak Ipuk.
Ipuk juga tampak menuntun Salam (81 tahun) yang memang harus dipapah karena ada gangguan di kakinya akibat faktor usia. Para lansia tersebut juga antusias mengikuti Ipuk.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksinasi-covid-19″]
Bupati Ipuk menyebut, pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan dibagi dalam dua kategori, yaitu vaksinasi di rumah untuk lansia yang tidak bisa keluar rumah dan antar-jemput vaksinasi lansia di Balai Desa, Puskesmas, dan tempat yang ditentukan.
“Saya minta semua puskesmas jemput bola. Jangan hanya vaksinasi di gedung puskesmas, tapi dekatkan layanan. Vaksinasi di rumahnya, balai desa, halaman masjid, atau dipusatkan di halaman salah satu warga. Pokoknya tidak menyusahkan lansia,”
“Layanan jemput bola lansia ini butuh kesungguhan hati kita semua. Terima kasih kepada petugas kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa/kelurahan dan kecamatan, yang semuanya membantu kelancaran program ini,” pungkasnya. (rin/ted)






