Sampang (beritajatim.com) – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, Madura, menegaskan bahwa layanan swab antigen saat ini tidak gratis lagi alias membayar Rp 150 ribu.
Plt Kepala Dinkes KB setempat, Agus Mulyadi menjelaskan, layanan swab antigen berbayar secara mandiri itu, berlaku bagi warga umum sebagai syarat bepergian jauh seperti traveling atau perjalanan ke luar kota.
“Pemberlakuan swab antigen mandiri itu sesuai dengan aturan pemerintah pusat, bukan hanya di Kabupaten Sampang saja,” terangnya, Minggu (20/6/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dinkes-sampang”]
Lebih lanjut Agus menambahkan, adanya aturan pemberlakuan biaya swab antigen bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat demi menekan angka lonjakan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Pemberlakuan swab antigen berbayar itu berlaku Sabtu 19 Juni 2021 kemarin,” ujarnya.
Masih kata Agus, layanan swab antigen gratis di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Kabupaten Sampang telah dicabut. “Layanan swab antigen yang masih gratis, yakni untuk ibu hamil, santri yang akan kembali ke pondok, pasien rawat inap, pasien yang dirujuk, pasien tracing, dan program lain sesuai indikasi,” tandasnya.[sar/kun]






