Ringkasan Berita:
- Lapas Banyuwangi berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi menggelar program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
- Sejumlah warga binaan diterjunkan langsung membantu proses pembangunan rumah.
- Program ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus reintegrasi sosial bagi warga binaan.
- Penerima bantuan mengaku bersyukur atas kepedulian Lapas Banyuwangi dan Pemkab Banyuwangi.
Banyuwangi (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan menerjunkan langsung sejumlah warga binaan untuk berpartisipasi aktif dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
Kali ini, aksi kemanusiaan tersebut menyasar kediaman Musriah di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi. Lokasi itu sengaja dipilih karena berada di wilayah yang sama dengan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lapas Banyuwangi.
Tidak hanya memberikan bantuan material, para warga binaan juga bergotong royong menjadi tenaga pelaksana dalam proses pembangunan fisik rumah tersebut.
Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, turun langsung memimpin sekaligus mengawasi jalannya kegiatan bedah rumah tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan representasi kepedulian pemasyarakatan, khususnya Lapas Banyuwangi, terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.
“Program bedah rumah ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin kehadiran Lapas memberikan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh lingkungan sekitar,” ujar Solichin.
Solichin menambahkan, keterlibatan dalam program tersebut juga menjadi bagian penting dari proses reintegrasi sosial bagi warga binaan. Melalui kerja bakti ini, diharapkan tumbuh nilai-nilai positif dalam diri mereka sebelum nantinya benar-benar kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membawa manfaat fisik bagi penerima bantuan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian dan jiwa gotong royong di dalam diri warga binaan. Ini adalah bekal berharga agar mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” jelasnya.
Lurah Pakis, Moch Farid Isnaini, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta aksi nyata yang ditunjukkan jajaran Lapas Banyuwangi bersama para warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan serta kepedulian dari Lapas Banyuwangi. Sinergi ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan hunian yang lebih layak,” tutur Farid.
Penerima manfaat bedah rumah, Musriah, mengaku sangat bersyukur melihat rumahnya mulai diperbaiki secara gotong royong. Ia mengaku terharu dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lapas Banyuwangi dan Pemkab. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi kita semua,” tandasnya. [alr/beq]






